Distriknews.co Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Samarinda dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan ringan pada Senin (23/3/2026). Informasi ini disampaikan oleh prakirawan BMKG, Afif, melalui kanal YouTube resmi @InfoBMKGIndonesia, Minggu (22/3/2026).
Dalam pemaparannya, Afif menjelaskan bahwa kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia saat ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks. Salah satu faktor utama adalah keberadaan siklon tropis yang terpantau di sekitar wilayah Australia.
“Siklon Tropis Narel saat ini terpantau di pesisir barat Australia bagian utara dengan pergerakan ke arah barat hingga barat daya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi akan melemah menjadi kategori low. Meski demikian, dampaknya terhadap kondisi atmosfer di Indonesia masih cukup signifikan.
“Siklon ini menginduksi terbentuknya low-level jet di beberapa wilayah perairan, yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan,” jelas Afif.
Selain itu, terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah kawasan seperti Laut Banda, Maluku bagian selatan, hingga Laut Arafura turut memperbesar peluang terjadinya hujan di berbagai wilayah.
Menurutnya, kombinasi dari beberapa fenomena atmosfer tersebut menyebabkan peningkatan potensi hujan dengan intensitas beragam di Indonesia, mulai dari ringan hingga lebat.
Untuk wilayah Kalimantan, khususnya Samarinda, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan. Meski tergolong ringan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
“Potensi hujan ringan terdapat di beberapa kota, termasuk Samarinda,” sebutnya.
Afif juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, mengingat kondisi atmosfer yang dinamis dapat berubah sewaktu-waktu.
Selain di Samarinda, sejumlah wilayah lain di Indonesia juga diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas berbeda. Bahkan, beberapa daerah seperti Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Tengah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Di akhir penyampaiannya, BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas, terutama bagi yang melakukan perjalanan selama periode libur Idulfitri.
“Pastikan selalu memperbarui informasi cuaca dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Zailany


