Kukar Mantapkan Layanan, Perkuat Pembinaan Calon TNI–Polri

redaksi

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun terdapat penyesuaian sistem ketenagakerjaan, termasuk penggunaan tenaga outsourcing. Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat ditemui di Tenggarong, Jumat (5/12/2025).

Aulia menyebut sistem outsourcing merupakan bagian dari dinamika pengelolaan sumber daya aparatur. Namun, dirinya memastikan kualitas kerja dan layanan kepada masyarakat tidak akan mengalami penurunan.

“Kalau terkait dengan outsourcing itu menyesuaikan. Akan tetapi secara kualitas pekerjaan itu tetap kita jaga kualitasnya,” tegasnya.

Ia menegaskan komitmen bahwa masyarakat tidak boleh dirugikan akibat perubahan pola ketenagakerjaan tersebut.

“Yang pasti kualitas layanan kita terhadap masyarakat itu insya Allah tetap terjaga,” tambah Aulia.

Selain fokus pada peningkatan kualitas layanan publik, Pemkab Kukar juga menaruh perhatian serius terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang ingin berkarier di sektor pemerintahan dan pertahanan negara. Melalui Program Bintang Nusantara, pemerintah daerah menyiapkan pembinaan khusus bagi pemuda-pemudi yang ingin mengikuti seleksi sekolah kedinasan.

“Iya, kita mempersiapkan putra-putri terbaik Kutai Kartanegara untuk siap mengikuti tes sekolah kedinasan, salah satunya adalah yang ada di TNI,” ujarnya.

Aulia menjelaskan pembinaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kesiapan fisik, mental, hingga persiapan dini sebelum tes berlangsung.

“Ini bentuk upaya kita mempersiapkan putra-putri kita sehingga mereka ketika ingin tes itu sudah siap. Selain mempersiapkan secara fisik dan mental, kita siapkan sejak jauh-jauh hari,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak pemuda Kukar yang lulus seleksi sekolah kedinasan, maka semakin besar kontribusi mereka bagi bangsa.

“Semakin banyak yang daftar, semakin banyak yang lulus, dan semakin banyak yang mengabdi,” ucapnya.

Bupati Aulia juga menyebut pemerintah sudah menjalin kolaborasi dengan jajaran kepolisian guna meningkatkan peluang kelulusan peserta seleksi Polri.

“Kami juga sudah bicara dengan Pak Kapolda terkait anak-anak kita yang mau jadi polisi. Kami bicara juga dengan Kapolres, nanti kemungkinan kita akan karantina anak-anak kita yang mau masuk tes di sana biar kita siapkan fisiknya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemkab Kukar akan terus memperluas fasilitas pelatihan agar lebih banyak pemuda daerah mendapatkan kesempatan berkarier sebagai abdi negara. Pemerintah berharap hasil nyata program tersebut semakin terlihat pada penerimaan sekolah kedinasan tahun depan.(Zy)

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?