Muhammad Hidayat Hadiri MUSDA VI PKS Kukar, Dorong Penguatan Struktur dan Kepedulian terhadap Kebutuhan Rakyat

redaksi

Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Hidayat

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Hidayat, menghadiri kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kukar yang digelar pada Sabtu (6/9/2025). Acara tersebut berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana dan merupakan bagian dari rangkaian MUSDA yang dilaksanakan serentak secara nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Hidayat menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan MUSDA yang disebutnya sebagai amanah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Ia mengatakan, MUSDA bukan hanya sekadar agenda rutin partai, tetapi juga merupakan momentum strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan merespons kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Yang pertama saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus dan kader PKS atas terselenggaranya MUSDA ke-6. Ini adalah bagian dari konsolidasi nasional yang diamanahkan oleh DPP, dan kita patut bersyukur kegiatan ini berjalan baik,” ujar Hidayat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya tiga modal dasar yang menjadi kekuatan PKS, yaitu struktur yang solid, kader yang militan, dan sistem kerja yang berjenjang. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci bagi PKS dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

Hidayat juga menyinggung peran partai politik dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan rakyat. Ia berharap agar seluruh kader PKS, khususnya yang berada di lembaga legislatif maupun eksekutif, mampu menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

“Kita ingin agar PKS hadir tidak hanya sebagai partai politik, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu menyuarakan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pangan, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar anggaran daerah digunakan secara lebih efektif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, alokasi anggaran seharusnya diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, bukan hanya pada kegiatan seremonial.

“Ini juga jadi sinyal bagi kita bahwa kondisi masyarakat saat ini tidak sepenuhnya baik-baik saja. Maka, kita sebagai wakil rakyat harus peka dan mampu mendorong pergeseran anggaran ke arah yang lebih prioritas,” pungkasnya.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?