Distriknews.co Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Tenggarong resmi memindahkan lokasi Pasar Ramadan tahun 2026 ke kawasan Tangga Arung Square. Kebijakan ini diambil untuk mendukung penataan kawasan kota serta menciptakan pusat kegiatan Ramadan yang lebih tertib dan representatif bagi pedagang maupun masyarakat.
Camat Tenggarong, Sukono, menjelaskan bahwa keputusan relokasi Pasar Ramadan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang telah digelar sejak awal Januari lalu. Dalam rapat tersebut, pemerintah kecamatan bersama pihak terkait membahas berbagai aspek, mulai dari ketertiban lalu lintas, kenyamanan pengunjung, hingga kapasitas lokasi berjualan.
“Alhamdulillah, sesuai hasil rapat dan arahan pimpinan daerah, Pasar Ramadan kita pindahkan ke Tangga Arung Square. Para pedagang juga sudah sepakat dengan keputusan ini,” ujar Sukono, Jumat (6/2/2026).
Ia menyebutkan, pada tahap awal tercatat sekitar 130 pedagang yang akan menempati lapak di kawasan Tangga Arung Square. Jumlah tersebut berasal dari pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar Monumen Timur–Barat dan kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong.
Menurut Sukono, setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, Tangga Arung Square dinilai cukup luas dan layak untuk menampung seluruh pedagang Pasar Ramadan. Bahkan, lokasi tersebut masih memiliki potensi untuk menampung tambahan pedagang apabila nantinya terjadi peningkatan jumlah peserta.
“Dari hasil peninjauan, Tangga Arung Square sangat memungkinkan. Kapasitasnya cukup, penataan lebih rapi, dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di kawasan pusat kota,” jelasnya.
Pemindahan lokasi ini juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang berkunjung. Dengan lokasi yang terpusat, pengunjung dapat lebih leluasa berbelanja kebutuhan berbuka puasa tanpa harus berpindah-pindah tempat seperti tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, Tangga Arung Square dinilai memiliki nilai strategis sebagai ruang publik yang dapat menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah selama bulan suci Ramadan.
Sukono menambahkan, pihak kecamatan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh aspek pendukung Pasar Ramadan, seperti kebersihan, keamanan, dan ketertiban, dapat berjalan dengan baik selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin Pasar Ramadan tahun ini lebih tertata, nyaman, dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi pedagang serta masyarakat Tenggarong,” pungkasnya.


