DISTRIKNEWS.CO – Peresmian Taman Musik Kota Raja di Tenggarong mendapat sambutan positif dari kalangan pelaku seni dan budaya. Kehadiran ruang publik khusus seni tersebut dinilai menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian dan pengembangan seni tradisional di Kutai Kartanegara.
Salah satu tanggapan datang dari Yayasan Benaong, sebuah yayasan seni yang telah lama aktif membina seni tari dan musik daerah. Ketua Yayasan Benaong, Eri Suryanto, menyampaikan apresiasinya atas fasilitas baru yang kini dapat dimanfaatkan oleh para seniman lokal.
Eri menjelaskan bahwa Yayasan Benaong berdiri sejak tahun 2011 dan berfokus pada pengembangan seni tari serta musik tradisional. Beberapa kesenian yang menjadi konsentrasi utama yayasan ini antara lain tari Jepen Kutai dan tari Dayak pedalaman.
“Secara filosofi, Benaong itu artinya tempat bernaung. Kami ingin menjadi tempat berteduh bagi para seniman yang ingin mengembangkan bakatnya di dunia seni, khususnya seni tari dan musik,” ujar Eri, Selasa (30/12/2025).
Ia menambahkan, Yayasan Benaong bersifat terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan meningkatkan kualitas berkesenian. Saat ini, yayasan tersebut memiliki sekitar 22 anggota yang berasal dari berbagai wilayah di Kutai Kartanegara.
“Meski berasal dari Kecamatan Tenggarong, anggota kami tersebar dari berbagai daerah. Lokasi kami memang di tengah kota agar mudah dijangkau oleh para seniman,” jelasnya.
Pada peresmian Taman Musik Kota Raja, Yayasan Benaong turut ambil bagian dengan menampilkan pertunjukan seni, mulai dari tarian Kancet hingga Temengang, yang mendapat perhatian pengunjung.
Menanggapi hadirnya Taman Musik Kota Raja, Eri mengaku bersyukur dan menilai fasilitas tersebut sangat membantu seniman dalam menyalurkan kreativitas.
“Alhamdulillah, ini fasilitas yang luar biasa bagi seniman dan seniwati di Tenggarong. Ini menjadi wadah yang mudah untuk menyalurkan bakat dan menyampaikan karya, khususnya di bidang musik dan seni pertunjukan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan taman ini berpotensi menjadi pusat aktivitas seni masyarakat serta mendorong para seniman untuk lebih serius dalam proses latihan dan produksi karya.
“Paling tidak, setiap latihan harus ada hasil yang bisa kami tampilkan ke masyarakat. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami,” imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini pemerintah daerah telah memberikan dukungan positif kepada Yayasan Benaong melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan dan event seni.
“Itu menjadi berkah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas karya dari tahun ke tahun. Harapan kami, tempat ini dijaga dengan baik karena merupakan aset penting bagi para seniman,” pungkasnya.(Zy)


