Dampak Banjir Jabodetabek: Sektor Perumahan Paling Terdampak dengan Kerugian Rp 1,34 Triliun

redaksi

Sumber: Kompas

Distriknews.co, Jakarta  – Bencana banjir yang melanda wilayah Jabodetabek baru-baru ini telah menyebabkan total kerugian mencapai Rp 1.699.670.076.814. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sektor perumahan mengalami dampak paling signifikan, dengan nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp 1.344.732.352.500.

Selain sektor perumahan, infrastruktur umum juga mengalami kerusakan dengan total kerugian sebesar Rp 155.997.582.000. Kerusakan ini mencakup gangguan akses transportasi dan fasilitas umum yang vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Sektor ekonomi turut terdampak dengan nilai kerusakan mencapai Rp 130,275 miliar dan kerugian akibat penurunan aktivitas ekonomi sebesar Rp 14.188.511.000. Hal ini menunjukkan bahwa banjir tidak hanya merusak aset fisik, tetapi juga menghambat roda perekonomian di wilayah terdampak.

Secara geografis, Kabupaten Bogor mencatat kerugian terbesar setelah Jakarta, dengan total Rp 96,7 miliar, disusul oleh Kota Depok sebesar Rp 28,8 miliar. Kabupaten Tangerang melaporkan kerugian Rp 5,06 miliar, sementara Kota Tangerang dan Tangerang Selatan tidak melaporkan kerusakan atau kerugian signifikan.

BNPB menekankan bahwa kerusakan rumah serta kehilangan barang dan kebutuhan dasar memberikan dampak besar bagi masyarakat terdampak. Situasi ini menggarisbawahi pentingnya upaya mitigasi bencana dan perencanaan tata kota yang lebih baik untuk mengurangi risiko dan dampak banjir di masa mendatang.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/03/27/22132781/bnpb-sebut-kerugian-akibat-banjir-jabodetabek-capai-rp-169-triliun?source=headline

Penulis: FebriaDV

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?