Distriknews.co Tenggarong – Upaya pelestarian kesenian tradisional terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya global. Seni tradisi dinilai bukan sekadar hiburan, melainkan identitas budaya yang merekam nilai sejarah, moral, dan kearifan lokal masyarakat.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Pemkab Kukar melalui dukungan terhadap kelompok kesenian Jaranan Karyo Turonggo Setho di Kelurahan Maluhu. Hal itu disampaikan Asisten II Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahyani Padianur Diani, saat mewakili Bupati Kukar dalam acara syukuran sekaligus penyerahan bantuan perlengkapan kesenian, Sabtu (24/1/2026).
Dalam sambutannya, Ahyani menyampaikan bahwa kesenian daerah harus dijaga bersama agar tidak tergerus perkembangan zaman. Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kita hidup di tengah keberagaman budaya. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kesenian tradisional agar tetap tumbuh, berkembang, dan tidak punah,” ujar Ahyani.
Ia menekankan bahwa pembinaan seni budaya tidak bisa dilakukan secara sporadis. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya hadir melalui berbagai program pendampingan, termasuk bantuan sarana prasarana bagi sanggar-sanggar seni di Kukar.
Ahyani juga menyoroti pentingnya pengenalan seni tradisional sejak usia dini. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai penerus yang akan menentukan keberlangsungan kesenian daerah di masa depan.
“Kalau anak-anak muda sudah dikenalkan sejak awal, mereka akan tumbuh dengan rasa cinta terhadap budaya sendiri. Dari situlah pelestarian bisa berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Menariknya, kesenian jaranan yang berkembang di Maluhu diikuti oleh anggota dari berbagai suku dan latar belakang. Kondisi ini menunjukkan bahwa seni budaya mampu menjadi ruang pemersatu di tengah perbedaan.
“Kesenian seperti ini membuktikan bahwa budaya adalah perekat persatuan. Tidak memandang suku apa pun, semua bisa mencintai dan menikmati seni daerah,” tambah Ahyani.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap penggiat seni sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, khususnya dalam Program Penguatan Penggiat Seni dan Budaya Daerah yang mencakup pembinaan sanggar, legalitas kelembagaan, hingga promosi di tingkat yang lebih luas.
Acara tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan perlengkapan kesenian, pemotongan pita dan tumpeng, serta penampilan kesenian jaranan Karyo Turonggo Setho yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.


