Timur Kapadze Diincar Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia, Ini Rekam Jejaknya

redaksi

Distriknews.co, Jakarta – Nama Timur Kapadze tengah ramai diperbincangkan usai disebut masuk dalam radar PSSI sebagai calon pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih berusia 44 tahun asal Uzbekistan itu baru saja berpisah dengan tim nasional negaranya dan kini tengah mempertimbangkan beberapa tawaran dari luar negeri, termasuk Indonesia.

Kapadze sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Uzbekistan pada Januari 2025 hingga Oktober 2025. Dalam delapan pertandingan, ia berhasil mencatat lima kemenangan dan tiga hasil imbang. Catatan tersebut termasuk empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang mengantarkan Uzbekistan lolos ke turnamen sepak bola terbesar di dunia itu untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Namun pencapaian gemilang itu justru diikuti dengan keputusan mengejutkan. Federasi Sepak Bola Uzbekistan menunjuk legenda Italia Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala, sementara Kapadze diturunkan menjadi asisten. Ia hanya bertahan dua pertandingan sebelum akhirnya mundur. “Saya ingin fokus membangun karier secara mandiri,” katanya seperti dikutip dari Gazeta Uzbekistan, Selasa (11/11/2025).

Sebelum melatih tim senior, Kapadze dikenal sebagai sosok penting di balik berkembangnya generasi muda sepak bola Uzbekistan. Ia menukangi FC Olympic Tashkent sejak 2021, klub yang dibentuk Komite Olimpiade Nasional Uzbekistan untuk membina pemain muda. Di bawah arahannya, tim tersebut sukses promosi ke Uzbekistan Super League dan menjadi penyuplai utama pemain bagi Timnas U-23.

Prestasi terbaik Kapadze bersama Uzbekistan U-23 adalah menjadi runner-up Piala Asia U-23 setelah kalah tipis 0-1 dari Jepang di final. Meski gagal juara, Uzbekistan berhasil merebut tiket ke Olimpiade Paris 2024. Di ajang itu, mereka tersingkir di fase grup setelah hanya meraih satu poin dari tiga laga.

Selain Indonesia, pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu juga dikabarkan diminati oleh federasi sepak bola Turki dan China. Namun, ia membantah rumor kepindahan ke Kazakhstan. “Tidak ada tawaran dari Kazakhstan. Yang jelas, pembahasan dengan Indonesia, Turki, dan Tiongkok masih berlangsung. Kita lihat nanti ke mana saya akan melatih,” ujarnya.

Kehadiran Kapadze disebut dapat membawa pendekatan baru bagi Timnas Indonesia. Ia dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan pengembangan pemain muda, sejalan dengan visi jangka panjang PSSI. Dengan rekam jejak internasionalnya dan pengalaman membawa Uzbekistan ke Piala Dunia, publik Tanah Air menanti apakah Kapadze benar-benar akan menjadi nahkoda baru Skuad Garuda.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?