Warga Pendingin Terharu Nobar Film “Penyambung Lidah Rakyat”, dan Apresiasi Kinerja Rahmat Dermawan

redaksi

Distriknews.co Sanga-Sanga – Kegiatan syukuran dan halal bihalal yang dirangkai dengan nonton bareng (nobar) film dokumenter Penyambung Lidah Rakyat di Kecamatan Sanga Sanga, Sabtu (28/3/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga menghadirkan refleksi atas perjalanan pengabdian wakil rakyat kepada masyarakat.

Salah satu warga Desa Pendingin, Arbayah, mengaku tak kuasa menahan haru usai menyaksikan film tersebut. Ia menilai sosok Rahmat Dermawan sebagai figur yang dekat dengan masyarakat dan telah banyak memberikan kontribusi nyata.

“Saya merasa sedih sekaligus terharu setelah menonton film itu. Pak Rahmat orangnya baik, dan kami sudah merasakan langsung bantuannya,” ujarnya.

Menurut Arbayah, berbagai program bantuan yang telah disalurkan sangat membantu kebutuhan warga. Ia menyebut bantuan seperti blender dan kompor menjadi salah satu bentuk perhatian yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain bantuan peralatan rumah tangga, warga juga mulai merasakan dampak dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan. Perbaikan jalan dan fasilitas umum dinilai mempermudah aktivitas masyarakat, khususnya dalam mobilitas antarwilayah.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Kelurahan Pendingin, M. Taufik Rahman. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat.

“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan halal bihalal sekaligus pemutaran film dokumenter ini. Banyak program pembangunan dan bantuan yang sudah direalisasikan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga menggambarkan Rahmat Dermawan sebagai sosok pemuda yang inspiratif dan layak menjadi teladan bagi generasi muda.

“Kalau kami gambarkan dalam tiga kata, beliau adalah pemuda terbaik, inspiratif, dan bisa menjadi contoh. Kami menganggap beliau sebagai panutan bagi pemuda,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Bunda PAUD KB Tunas Melati Kelurahan Pendingin, yakni Kiki, Nunu, Eni, dan Jeje, turut menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dapat kembali berkumpul dalam suasana hangat setelah Ramadan.

“Kami sangat senang dan cukup mengejutkan. Setelah lama tidak bertemu, akhirnya bisa berkumpul kembali dalam suasana yang hangat. Kegiatannya juga menyenangkan,” ungkap mereka.

Terkait film dokumenter yang ditayangkan, mereka menilai isi film sangat menggambarkan sosok Rahmat Dermawan secara nyata. Menurut mereka, apa yang ditampilkan sejalan dengan kepribadian dan janji-janji yang telah direalisasikan.

“Dari sekian banyak anggota dewan, baru beliau yang mendokumentasikan perjuangannya secara nyata. Apa yang ditampilkan juga sesuai dengan kepribadian beliau, bukan sekadar omongan,” ujarnya.

Mereka juga menyoroti dampak signifikan dari pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan. Jika sebelumnya perjalanan dari Pendingin ke Sanga Sanga memakan waktu sekitar 30 menit, kini dapat ditempuh hanya dalam 10 hingga 15 menit.

“Dampaknya sangat terasa bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Bantuan untuk masyarakat dan organisasi juga sudah banyak dirasakan,” tambah mereka.

Di akhir kegiatan, masyarakat berharap agar program-program yang telah berjalan dapat terus berlanjut. Mereka juga mendoakan agar Rahmat Dermawan semakin sukses dan tetap konsisten dalam memperjuangkan aspirasi warga.

“Harapan kami ke depan, semoga beliau semakin sukses, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus melanjutkan program-program yang bermanfaat. Kami akan terus mendukung,” tutup mereka.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?