Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur bertekad memperkuat budaya olahraga masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah. Melalui berbagai program strategis, Dispora Kaltim memprioritaskan peningkatan indeks olahraga masyarakat yang mencerminkan tingkat kesehatan dan partisipasi warga dalam aktivitas fisik.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispora Kaltim, Sri Waritini, menuturkan bahwa pengembangan olahraga masyarakat adalah bagian penting dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif. Ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan hal tersebut.
“Kami tidak hanya bicara soal kegiatan olahraga, tetapi juga bagaimana budaya olahraga ini benar-benar menjadi gaya hidup masyarakat di berbagai lapisan,” ujar Sri Waritini pada Sabtu (26/10/2023).
Program yang dirancang tidak hanya berfokus pada kota besar, tetapi juga menyasar kawasan pedesaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Menurut Sri, sinergi dengan berbagai pihak akan menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi olahraga di semua kalangan.
Dispora Kaltim melihat indeks olahraga masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan program ini. Indikator ini akan menunjukkan sejauh mana olahraga telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga, sekaligus menggambarkan pencapaian pembangunan olahraga di Kalimantan Timur.
Untuk memperluas cakupan program, Dispora Kaltim merancang kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Misalnya, menyediakan fasilitas olahraga yang mudah diakses di pedesaan dan menggelar pelatihan untuk pelatih lokal agar mampu membimbing komunitas.
“Olahraga harus bisa diakses oleh semua orang, tidak hanya mereka yang tinggal di perkotaan. Kami ingin memastikan bahwa olahraga menjadi inklusif dan dapat dinikmati oleh siapa saja,” tambah Sri.
Dispora Kaltim juga berupaya memanfaatkan indeks olahraga masyarakat sebagai alat evaluasi program jangka panjang. Data dari indeks ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan untuk memperbaiki program, menambah fasilitas, dan merancang strategi yang lebih tepat sasaran.
“Kami optimistis, melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, budaya olahraga masyarakat di Kaltim akan tumbuh lebih kuat dan berkesinambungan,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat Kalimantan Timur yang sehat dan bugar, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.


