Samarinda – Dua atlet panahan Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan tajinya di ajang nasional. Dari empat perwakilan Kaltim yang diundang dalam Seleksi Nasional (Seleknas) tahap pertama sebagai persiapan menuju SEA Games 2025, dua di antaranya berhasil melaju ke seleksi tahap kedua. Keberhasilan ini menandai langkah awal yang penting bagi Rohani Sephia Ananda Hatta dan Alvin Vionda untuk mewujudkan impian berlaga di ajang bergengsi tersebut.
Kedua atlet ini akan melanjutkan perjuangan mereka di Seleknas Tahap II yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 15-17 November 2024. Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim, Haidar Fathoni, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Rohani, yang meraih medali emas di kategori compound perorangan putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Alvin, yang juga tampil gemilang dengan meraih juara di ASEAN University Games untuk kategori recurve putra, kini mendapat kesempatan lebih besar untuk membuktikan kualitas mereka di tingkat nasional.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa atlet Kaltim mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik Indonesia,” ujar Haidar. “Rohani dan Alvin adalah contoh nyata hasil dari kerja keras dan dedikasi yang telah mereka lakukan dalam mempersiapkan diri untuk ajang internasional.”
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, juga memberikan apresiasi atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa prestasi kedua atlet ini menunjukkan kontribusi besar Kaltim dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Rasman menambahkan, dengan semakin banyaknya klub yang mendukung pembinaan olahraga, ia optimis Kaltim akan terus melahirkan atlet-atlet muda berbakat di masa depan.
“Kami sangat mendukung setiap langkah yang diambil untuk memajukan olahraga panahan di Kaltim. Pembinaan usia dini menjadi kunci untuk memastikan kualitas atlet yang terus berkembang,” ujar Rasman.
Dengan terus fokus pada pembinaan dan peningkatan kualitas, Rasman yakin Kaltim akan tetap menjadi provinsi yang melahirkan talenta-talenta unggul di bidang panahan.


