Distriknews.co, Samarinda – Setelah menangani 12 korban kebakaran Big Mall Samarinda, RS Hermina berencana memperkuat kapasitas ruang tanggap darurat serta fasilitas penanganan korban bencana. Peningkatan ini bertujuan agar rumah sakit dapat merespons lebih cepat dalam situasi serupa di masa depan.
Direktur RS Hermina Samarinda, dr. Made Wirayasa Tusan, mengatakan pihaknya sedang mengkaji penambahan perlengkapan oksigen portable, ruang observasi bertekanan negatif, serta pelatihan rutin bagi tenaga medis untuk menangani kasus inhalasi asap dan luka bakar ringan.
Sebagian besar korban kebakaran yang dirawat di RS Hermina mengalami gangguan pernapasan karena asap pekat. Kondisi ini menjadi pelajaran penting bagi rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas medis dalam situasi darurat perkotaan.
Dalam waktu dekat, RS Hermina juga akan menggandeng BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Samarinda untuk menyusun prosedur bersama penanganan korban bencana skala besar. Langkah ini termasuk integrasi sistem pelaporan real time dan distribusi logistik medis.
Pihak rumah sakit berharap, peningkatan ini dapat menjadi standar baru pelayanan darurat di fasilitas kesehatan, khususnya yang berada di pusat kota dengan risiko tinggi terhadap kejadian tak terduga.
Sumber: Kaltimpost


