Film “Tuana Tuha” Diangkat dari Cerita Rakyat Kukar, Jadi Upaya Pelestarian Budaya Lokal

redaksi

Serah Terima Project Film Tuana Tuha oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar di Pendopo Wakil Bupati Kukar pada Senin malam (25/8/2025).

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata kembali menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. Hal ini ditandai dengan diserahkannya proyek film Tuana Tuha oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, kepada pihak rumah produksi dalam sebuah acara seremoni yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar pada Senin malam (25/8/2025).

Film ini mengangkat kisah yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal dengan judul “Misteri Tuana Tuha”, sebuah cerita rakyat dari wilayah Kutai Kartanegara yang selama ini hidup melalui tradisi lisan masyarakat.

Menurut Arianto, film ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah media pelestarian budaya yang efektif.

“Cerita rakyat seperti ini sangat penting untuk diwariskan. Saya merinding karena cerita yang dulunya hanya diceritakan dari mulut ke mulut, kini bisa dinikmati dalam bentuk visual,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat lokal dalam proses produksi film menjadi kekuatan tersendiri. Tak hanya menjadi objek cerita, mereka juga menjadi subjek kreatif yang membangun karya ini bersama rumah produksi.

“Saya melihat ada kebangkitan budaya melalui film ini. Ini bukan sekadar film daerah, tapi identitas kita yang dibingkai dengan narasi sinematik,” ungkapnya.

Cerita Misteri Tuana Tuha mengandung banyak filosofi lokal, nilai moral, serta unsur mistis yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat terdahulu. Arianto menilai bahwa pengangkatan kisah ini ke layar lebar merupakan bentuk edukasi budaya yang efektif bagi generasi muda.

Lebih lanjut, Dinas Pariwisata berkomitmen mendukung inisiatif serupa ke depan, termasuk mendorong pendirian rumah produksi berbasis daerah yang fokus pada karya-karya lokal.

Dengan harapan bisa menembus bioskop nasional, film ini diharapkan menjadi awal dari kebangkitan perfilman budaya di Kukar.

“Semoga bisa menjadi kebanggaan bersama dan memperkuat identitas budaya kita,” pungkas Arianto.

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?