TENGGARONG – Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Polres Kukar) memaparkan capaian kinerja dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun yang digelar di Ruang Catur Prasetya Lantai III Mapolres Kukar, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar dan dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Kukar.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa rilis akhir tahun merupakan bentuk komitmen Polres Kukar dalam memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat terkait kinerja kepolisian selama satu tahun terakhir.
“Rilis akhir tahun ini merupakan bentuk transparansi dan informasi kepada masyarakat mengenai pencapaian Polres Kukar selama satu tahun terakhir yang dirangkum dalam video selayang pandang,” ujarnya.
Dalam pemaparan tersebut, Khairul Basyar mengungkapkan adanya tren positif dalam penanganan tindak pidana narkotika. Berdasarkan data perbandingan tahun 2024 dan 2025, angka kriminalitas narkoba di wilayah hukum Polres Kukar mengalami penurunan signifikan. Crime Total atau jumlah laporan polisi turun dari 266 kasus pada tahun 2024 menjadi 211 kasus di tahun 2025, atau menurun sekitar 20 persen.
Selain itu, Polres Kukar juga mencatatkan capaian penyelesaian perkara yang cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 179 perkara narkotika berhasil dituntaskan. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan total 261 tersangka yang terdiri dari 244 laki-laki dan 17 perempuan.
“Narkoba tetap menjadi perhatian utama kami untuk terus ditekan peredarannya di wilayah Kukar,” tegas Kapolres.
Dari sisi barang bukti, Polres Kukar berhasil menyita narkotika dalam jumlah besar, yakni 2,3 kilogram sabu, 1,7 kilogram ganja, 1.238 butir Double L, 18 butir ekstasi, serta uang tunai hasil kejahatan narkotika sebesar Rp177.468.000. Capaian ini dinilai sebagai bukti keseriusan Polres Kukar dalam memerangi peredaran gelap narkoba.
Di bidang lalu lintas, Polres Kukar juga mencatat keberhasilan dalam menekan angka fatalitas kecelakaan. Data menunjukkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun sebesar 43,75 persen, sementara jumlah korban luka berat menurun 13,84 persen. Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga berkurang signifikan hingga mencapai Rp12,6 miliar.
Kapolres Kukar menjelaskan bahwa penurunan fatalitas tersebut tidak terlepas dari peningkatan penegakan hukum dan kedisiplinan berlalu lintas. Sepanjang 2025, jumlah penindakan tilang meningkat sebesar 12 persen, sementara jumlah teguran menurun hingga 64 persen.
“Penindakan tegas kami lakukan untuk meningkatkan kesadaran dan keselamatan masyarakat di jalan raya,” katanya.
Selain narkotika dan lalu lintas, Polres Kukar juga berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik sepanjang tahun 2025. Di antaranya pengungkapan sindikat pemalsuan dokumen berupa SIM palsu di Kelurahan Sukarame, Tenggarong, kasus pengeroyokan di Muara Muntai, pencurian dengan pemberatan tabung gas LPG di Mangkurawang, pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Muara Jawa, serta penuntasan kasus perlindungan anak di wilayah Tenggarong Seberang.
Mengakhiri rilis akhir tahun, Kapolres Kukar menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Kukar dan masyarakat yang telah bersinergi menjaga keamanan wilayah.
“Harapan kami di tahun 2026, sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi mewujudkan Kutai Kartanegara yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkas AKBP Khairul Basyar.


