Kodim 0906 Kukar Luncurkan Program Belajar Gratis di Posyandu Dahlia 6

redaksi

Distriknews.co Tenggarong – Komando Distrik Militer (Kodim) 0906 Kutai Kartanegara resmi meluncurkan program Mulawarman Belajar Bersama Ceria (BBC) sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Kegiatan launching tersebut digelar di Posyandu Dahlia 6, Jalan Aji Imbut, RT 02, pada Senin (6/4/2026).

Komandan Kodim 0906 Kukar, Benny Budiman, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu inisiatif unggulan dari Pangdam Mulawarman untuk memberikan akses pendidikan tambahan secara inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Program ini merupakan program unggulan dari Bapak Pangdam untuk memberikan pelajaran tambahan yang bersifat inklusif kepada semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pembelajaran dalam program ini dirancang secara kreatif dan menyenangkan agar peserta didik dapat belajar dengan suasana yang lebih santai namun tetap efektif.

“Metode pembelajarannya dibuat kreatif dan diharapkan berjalan dengan suasana yang ceria, sesuai dengan nama programnya yaitu Bimbingan Belajar Bersama Ceria,” tambahnya.

Program BBC memfokuskan pembelajaran pada tiga mata pelajaran utama, yakni matematika, bahasa Inggris, dan pendidikan agama Islam. Ketiga bidang tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“Tujuannya agar anak-anak memiliki bekal ilmu dasar sekaligus karakter yang kuat,” jelasnya.

Seluruh kegiatan dalam program ini tidak dipungut biaya. Pendanaan sepenuhnya berasal dari Pangdam Mulawarman, sehingga peserta dari kalangan kurang mampu dapat mengikuti kegiatan tanpa kendala finansial.

“Program ini gratis, tidak dipungut biaya dari peserta karena pendanaannya berasal dari Bapak Panglima,” tegasnya.

Peserta yang mengikuti program ini telah melalui proses pendataan, dengan prioritas utama diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal ini dilakukan agar program tepat sasaran.

Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, program ini juga membuka peluang bagi tenaga pengajar lokal, khususnya guru honorer, untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran.

“Tenaga pengajar berasal dari masyarakat setempat, sehingga sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi mereka,” katanya.

Saat ini terdapat tiga pengajar yang masing-masing mengampu mata pelajaran bahasa Inggris, matematika, dan pendidikan agama Islam. Program ini menjadi yang pertama dilaksanakan di wilayah Kodim 0906 Kukar.

Ke depan, jika program ini mendapat respons positif dan jumlah peserta meningkat, tidak menutup kemungkinan akan diperluas ke wilayah lain.

“Jika hasilnya baik, maka akan kita kembangkan ke tempat lain dan dilaporkan kepada pimpinan,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?