Musancab PDIP PPU Perkuat Struktur, Target Tambah Kursi 2029

redaksi

Distriknews.co Penajam Paser Utara – DPC PDI Perjuangan Penajam Paser Utara menggelar Musyawarah Cabang pada Sabtu, 11 April 2026, sebagai upaya memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat bawah. Kegiatan berlangsung di Sekretariat PDI Perjuangan PPU dan dihadiri jajaran pengurus DPD Kaltim.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyatakan Musancab ini merupakan tindak lanjut arahan DPP usai Kongres VI di Bali pada Agustus 2025. Konsolidasi dilakukan menyeluruh dari tingkat provinsi hingga RT dan RW.

“Pasca kongres, kita wajib melakukan konsolidasi menyeluruh, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa, kelurahan bahkan RT dan RW,” ujarnya.

Ia menjelaskan, agenda utama Musancab adalah penataan struktur Pengurus Anak Cabang sesuai aturan partai. Proses penjaringan ketua PAC telah melalui tahapan usulan akar rumput, uji kelayakan, hingga pleno di tingkat DPD.

“Musyawarah ini menjadi puncak penetapan ketua PAC sekaligus pembacaan surat keputusan,” ujarnya lagi.

Selanjutnya, pengurus PAC akan melengkapi struktur melalui rapat formatur. Di PPU, struktur PAC mencakup empat kecamatan, yakni Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku.

Ananda juga mengapresiasi kehadiran penuh peserta dari 54 ranting. Menurutnya, hal ini menunjukkan soliditas kader dalam memperkuat konsolidasi partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan PPU, Hartono Basuki, mengatakan seluruh tahapan Musancab telah berjalan sesuai mekanisme dan jadwal. Konsolidasi akan terus dilanjutkan hingga tingkat ranting untuk memperkuat mesin partai menghadapi Pemilu 2029.

Ia juga menyinggung potensi penambahan kursi DPRD PPU dari 25 menjadi 30 kursi berdasarkan rencana KPU. PDI Perjuangan menargetkan mampu meraih lima kursi dari total tersebut.

Dengan konsolidasi yang terus diperkuat, PDI Perjuangan PPU optimistis meningkatkan perolehan kursi sekaligus memperluas pengaruh politik di tingkat legislatif pada Pemilu 2029 mendatang.

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?