Siswi SMAN 1 Tabang Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026

redaksi

Distriknews.co Tabang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Julita Rista Lestari, siswi SMA Negeri 1 Tabang, berhasil lolos seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026 dan akan mewakili Kalimantan Timur menuju tahap seleksi nasional di Jakarta.

Siswi berusia 15 tahun asal Kecamatan Tabang itu mengaku tidak menyangka bisa melangkah hingga ke tingkat nasional. Julita mengatakan keberhasilannya merupakan hasil dari kerja keras, latihan, serta dukungan penuh dari keluarga dan pemerintah daerah.

“Perasaan saya pastinya senang, bangga, dan terharu sama pencapaian diri saya sendiri. Dan saya juga nggak lupa bersyukur sama Tuhan, karena kalau bukan karena Tuhan, saya tidak bisa berada di posisi ini,” ujar Julita, Jumat (15/5/2026).

Julita yang kini duduk di kelas 1 SMA mengaku mulai tertarik mengikuti paskibraka sejak masih duduk di bangku SMP. Ketertarikan itu muncul saat dirinya melihat penampilan pasukan pengibar bendera pada upacara 17 Agustus di sekolahnya.

“Waktu itu saya lihat kakak kelas yang pengibaran bendera keren banget dan kompak. Dari situ saya berpikir kalau saya harus bisa lebih dari mereka,” katanya.

Untuk menghadapi berbagai tahapan seleksi, Julita mengaku fokus mempersiapkan diri melalui latihan fisik, belajar soal-soal tes, hingga memperdalam kemampuan public speaking dan bahasa Inggris.

Menurutnya, tantangan terbesar selama persiapan adalah membagi waktu antara latihan fisik dan kegiatan sekolah.

“Persiapan yang paling berat itu latihan fisik, karena harus disesuaikan juga dengan jadwal sekolah,” ungkapnya.

Julita juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Ia mengatakan selama proses seleksi menuju tingkat provinsi dan nasional, seluruh kebutuhan pendukung telah difasilitasi dengan baik.

“Dari kecamatan difasilitasi kendaraan dan uang saku waktu seleksi ke Tenggarong. Dari Kukar juga sudah disiapkan pembekalan, mes, latihan, sampai gizi dan makanan. Public speaking juga disiapkan,” tuturnya.

Selain dukungan pemerintah, support keluarga menjadi motivasi terbesar bagi Julita dalam menjalani seluruh tahapan seleksi. Ia menyebut kedua orang tuanya selalu memberikan doa dan semangat selama proses berlangsung.

“Kalau support dari orang tua, mereka selalu dukung saya. Kalau ada yang kurang pasti disiapkan. Mereka juga selalu kasih doa dan semangat,” katanya.

Julita menjadi satu-satunya perwakilan dari Kutai Kartanegara yang lolos menuju seleksi tingkat nasional. Seleksi sebelumnya telah dilalui mulai dari tingkat kabupaten di Tenggarong hingga tingkat provinsi di Samarinda.

Ke depan, Julita berharap dapat terus memperbaiki diri dan memberikan hasil terbaik saat mengikuti seleksi nasional yang direncanakan berlangsung di Jakarta pada pertengahan Juni mendatang.

“Harapan saya ke depannya bisa memperbaiki diri lagi dari kekurangan sebelumnya supaya nanti di seleksi nasional bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?