Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Loa Kulu Ditemukan Meninggal Dunia

redaksi

Distriknews.co Loa Kulu – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Johansyah (54), warga Jalan S. Riyadi Gang 4, Kecamatan Sungai Kunjang, yang sebelumnya diduga terjatuh dan tenggelam di Sungai Mahakam wilayah Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat pagi (16/5/2026) sekitar pukul 08.59 WITA setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan sejak malam sebelumnya. Jenazah ditemukan sekitar 893 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, mengatakan pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir aliran Sungai Mahakam.

“Tim SAR gabungan melaksanakan briefing terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan pencarian sejauh dua kilometer ke arah hilir dari lokasi korban diduga tenggelam,” ujar Eko dalam laporan operasi SAR.

Dalam operasi tersebut, SRU I melakukan penyisiran menggunakan polyteline BPBD dan speedboat Polair, sementara SRU II menggunakan rubber boat Basarnas bersama polyteline BPBD. Penyisiran dilakukan di sejumlah titik koordinat sepanjang aliran sungai.

Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan mengapung di perairan Sungai Mahakam dalam kondisi meninggal dunia.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban dalam kondisi MD pada jarak 893 meter ke arah hilir dari LKP,” jelasnya.

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menuju RSUD Aji Muhammad Parikesit menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur SAR kemudian melaksanakan debriefing dan operasi pencarian resmi ditutup.

“Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing,” lanjut Eko.

Operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Samarinda, BPBD Kukar, Polair Kukar, Polsek Kukar, Disdamkar Kukar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, relawan, hingga warga sekitar dan keluarga korban.

Dalam proses pencarian, tim menghadapi kendala berupa arus Sungai Mahakam yang cukup deras. Meski demikian, operasi tetap berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah berawan dan sejumlah peralatan SAR air, termasuk rubber boat, speedboat, peralatan selam, hingga alat komunikasi lapangan.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah pergi ke tepi Sungai Mahakam di kawasan Pasiran, Desa Loa Kulu Kota, untuk mencuci pakaian pada Kamis petang. Di lokasi kejadian ditemukan sandal dan pakaian milik korban sebelum akhirnya tim SAR melakukan pencarian hingga korban ditemukan pada keesokan harinya.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?