Distriknews.co Kutai Kartanegara – Suasana wisata di kawasan Air Terjun Perjiwa, Kutai Kartanegara (Kukar), berubah menjadi duka setelah seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat berusaha menyelamatkan pacarnya yang terseret arus deras, Jumat (23/5/2026).
Korban diketahui sempat menolong sang pacar yang terjatuh ke aliran air di sekitar lokasi wisata. Namun setelah perempuan tersebut berhasil diselamatkan, korban justru kehilangan keseimbangan dan terseret derasnya arus hingga hilang dari permukaan air.
Peristiwa tragis itu kemudian dilaporkan kepada petugas sekitar pukul 18.30 Wita. Proses pelaporan sempat mengalami hambatan lantaran kondisi jaringan komunikasi di kawasan Air Terjun Perjiwa sangat terbatas bahkan nyaris tidak tersedia.
Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara, Eko Suryawinata, mengatakan informasi awal diterima dari saksi mata yang juga merupakan pacar korban.
“Korban ingin menyelamatkan pacarnya yang terjatuh. Saat pacar korban selamat, korban terseret arus,” ujar Eko saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan saksi, kejadian berlangsung begitu cepat. Korban awalnya berupaya menarik pacarnya ke lokasi yang lebih aman setelah perempuan tersebut terjatuh ke aliran air. Namun derasnya arus membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri.
Insiden tersebut bahkan sempat terekam melalui video ponsel milik pacar korban. Rekaman itu kemudian menjadi salah satu petunjuk awal bagi tim gabungan saat menerima laporan kejadian.
Selain medan yang cukup sulit dijangkau, minimnya sinyal komunikasi di kawasan wisata tersebut turut memperlambat penyampaian informasi kepada petugas. Kondisi itu membuat proses penanganan baru dapat dilakukan beberapa waktu setelah kejadian berlangsung.
“Kondisi jaringan di TKP nol,” kata Eko.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sekitar titik korban diduga tenggelam. Proses penyisiran dilakukan dengan menyusuri aliran air di kawasan air terjun.
Beberapa waktu kemudian, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dari lokasi kejadian untuk dibawa ke pihak keluarga.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengunjung wisata alam agar lebih berhati-hati, terutama saat berada di kawasan berarus deras. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di lokasi wisata air.
Penulis: Muhammad Zailany


