Distriknews.co, TENGGARONG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan dok kapal, Jalan Gunung Banteng, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 15.05 Wita. Penyebab pasti kematian korban hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kabupaten Kutai Kartanegara. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban.
Kepala Disdamkartan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya mengerahkan tujuh personel dengan menggunakan satu unit kendaraan serbaguna (serlok) dan satu unit ambulans untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel beserta ambulans ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban bersama TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” ujar Fida Hurasani.
Di lokasi, proses evakuasi melibatkan personel Disdamkartan bersama unsur TNI, Polri, relawan, serta masyarakat sekitar. Proses berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, istri korban melaporkan bahwa suaminya tidak pulang sejak malam sebelumnya. Keluarga kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian sebelum akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di area perbaikan atau dok kapal di Kelurahan Mangkurawang.
Dari keterangan sementara masyarakat, korban diduga tersengat aliran listrik yang berada di sekitar lokasi perbaikan kapal. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil penyelidikan.
Fida menegaskan informasi mengenai penyebab kematian korban masih bersifat sementara dan belum bisa disimpulkan sebelum proses pemeriksaan selesai dilakukan.
“Informasi yang kami terima di lapangan masih bersifat sementara. Dugaan korban tersengat aliran listrik belum dapat dipastikan. Kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian dan hasil visum dari rumah sakit,” jelasnya.
Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum guna mengetahui penyebab pasti kematian. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban maupun hasil pemeriksaan medis belum diumumkan oleh pihak berwenang.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban dan menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan serta pemeriksaan medis.
Reporter: Muhammad Zailany


