Disperindag Kukar Siapkan Tim Khusus Relokasi Pasar Tangga Arung

redaksi

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mendeklarasikan Program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) untuk bidang pertanian, peternakan, dan perikanan, Kamis (17/7/2025) di Pendopo Odah Etam.

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah menyiapkan strategi agar proses relokasi pedagang Pasar Tangga Arung berlangsung tertib dan transparan. Salah satunya dengan membentuk tim khusus penempatan lapak yang akan memverifikasi data pedagang sekaligus menyusun tata tertib baru.

Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Kukar, Sayud Fatullah, menegaskan pentingnya tim ini untuk menghindari sengketa lahan antar pedagang. “Kami akan bentuk tim penempatan. Pedagang wajib daftar ulang, data diverifikasi, dan harus mengikuti aturan baru yang telah disusun,” ujarnya.

Pembangunan Pasar Tangga Arung sendiri sudah mencapai 80 persen. Pasar modern ini ditargetkan rampung dan siap beroperasi pada 2026. Data dua tahun lalu mencatat ada 703 pedagang yang terdaftar. Namun, Disperindag akan melakukan verifikasi ulang untuk memastikan data terkini, termasuk kemungkinan adanya pedagang yang mundur atau sudah tidak aktif.

Sayud juga menekankan bahwa pedagang wajib melunasi retribusi jika ingin kembali menempati lapak. Selain itu, kebijakan satu pedagang satu lapak akan diberlakukan. “Satu nomor KK hanya bisa memiliki satu lapak. Tidak boleh lebih, agar tidak terjadi monopoli,” jelasnya.

Untuk mendukung sistem zonasi, Disperindag Kukar melakukan studi tiru ke beberapa pasar di daerah lain yang sudah menerapkan konsep penataan modern. Nantinya, Pasar Tangga Arung akan memiliki area khusus, mulai dari pakaian, kuliner, aksesoris, hingga kebutuhan pokok. Semua produk yang dijual diwajibkan dalam kemasan untuk menjaga kualitas dan kebersihan.

Rencana pembangunan bioskop di sekitar pasar juga menjadi perhatian. Kehadiran fasilitas hiburan ini diyakini mampu meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi. “Dengan adanya bioskop, pasar akan lebih ramai dan penjualan pedagang ikut meningkat,” kata Sayud.

Berdasarkan data resmi dari laman kukarkab.go.id, Pemerintah Kabupaten Kukar memang tengah fokus membangun infrastruktur perdagangan yang lebih modern. Hal ini sejalan dengan visi Bupati Edi Damansyah yang mendorong transformasi ekonomi lokal agar lebih berdaya saing.

Selain itu, Kutai Kartanegara dikenal sebagai salah satu daerah dengan kontribusi besar terhadap PDRB Kalimantan Timur. Keberadaan Pasar Tangga Arung yang modern di pusat kota Tenggarong diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.

Disperindag Kukar optimistis pasar ini akan menjadi ikon baru perdagangan sekaligus destinasi belanja dan rekreasi masyarakat. Dengan dukungan fasilitas lengkap, zonasi tertata, serta kehadiran hiburan modern, Pasar Tangga Arung diproyeksikan menjadi pusat ekonomi yang hidup dan berkelanjutan.

(Adv/DiskominfoKukar)

Baca juga

Bagikan: