Dispora Kaltim Fokus Pada Pembinaan Remaja Penggemar Balap Liar Agar Terhindar Dari Bahaya

redaksi

Foto: Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading. (dok)

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur tengah menyusun langkah strategis untuk menanggulangi fenomena balap liar yang semakin marak di kalangan remaja. Program pembinaan yang dirancang bertujuan untuk mengarahkan para remaja penggemar balap liar agar dapat menyalurkan minat mereka ke jalur yang lebih aman dan produktif, yaitu melalui kompetisi balap motor resmi.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan bahwa pembinaan ini tidak hanya berfokus pada sisi olahraga, tetapi juga pada perlindungan dan pengembangan potensi remaja. Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menggandeng orang tua agar mendukung anak-anak mereka yang terlibat dalam balap liar untuk beralih ke arena balap yang lebih terstruktur dan aman.

“Kami ingin memberi anak-anak ini kesempatan untuk berkembang dalam dunia balap yang positif. Mereka harus punya wadah yang aman dan sesuai aturan. Kami akan bekerja sama dengan Pemprov IMI Kaltim untuk menyelenggarakan kejuaraan balap motor usia muda, lengkap dengan fasilitas dan peraturan yang ketat,” ujar Rasman. 

Lebih lanjut, Rasman menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur untuk mendukung program ini. Salah satunya adalah peningkatan sirkuit Kalan yang saat ini dikelola oleh Pemkot Samarinda. Rasman berharap, dengan adanya perbaikan tersebut, akses menuju sirkuit akan lebih mudah dan remaja bisa berlatih serta bertanding di tempat yang aman dan layak.

Sebagai langkah konkret, Dispora Kaltim berencana mengadakan kejuaraan balap motor untuk kalangan muda pada tahun 2025. Kejuaraan ini rencananya akan digelar dua kali setahun sebagai bentuk dukungan terhadap bakat remaja. 

“Tujuan kami bukan untuk menghukum mereka yang terlibat balap liar, tetapi mengarahkan mereka ke jalur yang lebih positif. Mereka akan berlomba dengan motor yang sudah memenuhi standar keamanan, dilengkapi dengan APD, serta baju balap khusus,” tambah Rasman.

Program ini juga mencakup pendekatan kepada orang tua untuk memberikan edukasi terkait pentingnya dukungan terhadap anak-anak mereka. Rasman berharap, dengan membeli motor yang aman dan melengkapi anak-anak dengan perlengkapan pelindung yang sesuai, orang tua turut berperan dalam meminimalisir risiko kecelakaan dan menjaga remaja dari pengaruh negatif seperti narkoba.

Selain itu, Dispora Kaltim melihat inisiatif ini sebagai upaya preventif untuk mengurangi kecelakaan dan permasalahan sosial lainnya di kalangan remaja. Rasman berharap sekaligus sebagai penutup, “melalui program ini, potensi remaja dapat lebih terarah, sekaligus menciptakan rasa aman bagi Masyarakat,”

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?