Distriknews.co – Lebaran menjadi momen berkumpul bersama keluarga dan kerabat. Namun para orang tua diimbau membuat aturan larangan mencium bayi saat perayaan Idulfitri untuk mencegah penularan penyakit.
Dikutip dari CNN Indonesia, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia, Piprim Basarah Yanuarso, mengingatkan kebiasaan mencium bayi saat bertemu keluarga bisa meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit. Ia menilai bayi harus dijaga dengan baik, terutama dari kontak orang yang tidak dikenal.
Menurut Piprim, saat Lebaran banyak orang saling berkunjung dan berinteraksi. Kondisi ini membuat potensi penularan penyakit semakin tinggi, terlebih ketika kasus campak sedang meningkat di sejumlah wilayah.
Ia menilai aturan larangan mencium bayi mungkin terdengar berlebihan. Namun langkah tersebut penting sebagai upaya perlindungan karena saat ini beberapa daerah melaporkan kejadian luar biasa campak.
Hal serupa disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. Ia mengingatkan bahwa bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah sehingga lebih mudah tertular penyakit melalui kontak langsung.
Beberapa penyakit yang berpotensi menular melalui ciuman atau kontak dekat dengan bayi antara lain Campak, Herpes Simplex, Cacar Air, Infeksi Saluran Pernapasan Akut, hingga Meningitis.
Virus campak dapat menyebar melalui percikan droplet, kontak langsung, maupun benda yang terkontaminasi. Virus ini bahkan bisa bertahan di udara hingga dua jam setelah penderita meninggalkan ruangan.
Sementara itu virus herpes tipe 1 dapat menular melalui ciuman dan memicu luka di bibir, demam, serta ruam pada bayi. Penyakit lain seperti cacar air dan ISPA juga dapat menular lewat percikan napas dari orang yang batuk atau bersin.
Dokter mengingatkan bayi sangat rentan terhadap infeksi karena sistem imun mereka belum terbentuk sempurna. Kontak dengan orang yang sedang sakit atau tidak menjaga kebersihan tangan bisa meningkatkan risiko bayi tertular penyakit.
Karena itu orang tua disarankan membuat aturan tegas agar tamu tidak mencium bayi selama momen Lebaran. Langkah sederhana ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan bayi.
Sumber: CNN Indonesia


