Panen Naik, Irigasi dan Saprodi Jadi Kunci Sukses Tiga Kali Tanam di Kukar

redaksi

Sekda Kukar, Sunggono

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Keberhasilan petani Kukar melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun mendapat apresiasi dari Sekda Kukar, Sunggono. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa normalisasi irigasi dan pemenuhan sarana produksi (saprodi) menjadi kunci keberhasilan tersebut.

Menurut Sunggono, di beberapa lokasi yang telah dibenahi infrastrukturnya, produktivitas petani meningkat tajam.

“Dulu hanya 4 ton per hektare, sekarang sudah bisa sampai 6 ton. Ini prestasi luar biasa,” ucapnya.

Program normalisasi irigasi dinilai mampu memperbaiki siklus tanam yang sebelumnya hanya dua kali menjadi tiga kali dalam setahun. Selain itu, dukungan saprodi seperti pupuk dan benih unggul juga sangat berpengaruh terhadap hasil panen.

Sunggono mengungkapkan bahwa peningkatan ini menjadi bukti bahwa investasi di sektor pertanian tidak boleh setengah-setengah.

“Kita harus siapkan semua dari hulu ke hilir. Irigasi, saprodi, penyuluhan, hingga pemasaran hasil,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa daerah seperti Tenggarong dan sekitarnya menunjukkan progres signifikan dalam implementasi program pertanian terpadu. Ia berharap keberhasilan ini bisa direplikasi di wilayah lain seperti Muara Kaman, Loa Kulu, dan Tabang.

Meski begitu, Sunggono menyadari bahwa masih ada wilayah yang belum bisa memaksimalkan siklus tanam.

“Karena itu, Rakernis dan koordinasi antar sektor sangat penting agar seluruh wilayah bisa bergerak seirama,” katanya.

Ia pun memberi pesan khusus kepada para PPL agar tidak lelah mendampingi petani di lapangan.

“Tugas mereka jelas dalam peraturan menteri, tinggal bagaimana mereka menjalankan amanah itu dengan semangat dan tanggung jawab,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Kukar berencana memperluas program irigasi dan pendampingan saprodi agar semua petani bisa merasakan manfaat dari pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.

“Pemkab Kukar akan perluas program irigasi dan pendampingan saprodi untuk bantu petani ke pertanian modern,”pungkasnya.

Baca juga

Bagikan: