Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Program Terang Kampungku yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memberi dampak positif bagi masyarakat. Hal itu dirasakan oleh warga Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu. Kepala Desa Kersik, Jumadi, menjelaskan bahwa program tersebut sudah berjalan sekitar dua tahun dan kini manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
“Alhamdulillah, sekarang sudah sangat bermanfaat. Jadi sudah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Jumadi memastikan Desa Kersik termasuk salah satu penerima bantuan lampu penerangan dalam program tersebut. Ia menyebut pemasangan dilakukan di beberapa titik strategis yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.
“Sepanjang jalan poros desa kami, ada yang masuk ke RT 4. Di sana sudah terpasang. Sepanjang jalan poros Merindah–Bontang, semuanya sudah kami pasang,” katanya.
Menurut Jumadi, seluruh wilayah Desa Kersik yang terdiri dari empat RT mendapatkan bantuan yang sama. Ia menegaskan tak ada satu RT pun yang tertinggal dalam program penerangan tersebut.
“Kami ada empat RT, dan semuanya mendapatkan bantuan itu,” ucapnya.
Lampu-lampu penerangan tersebut bekerja dengan sistem otomatis. Artinya, alat akan menyala saat malam dan padam saat siang hari tanpa harus dioperasikan secara manual oleh masyarakat.
“Kalau menyala sih hanya malam hari, Pak, karena sistemnya otomatis. Jadi kalau siang mati, kalau malam menyala sendiri,” jelas Jumadi.
Ia juga menambahkan bahwa teknologi sensor cahaya membuat sistem tersebut semakin efisien. Ketika kondisi gelap, lampu langsung menyala, dan akan mati saat cahaya matahari sudah cukup terang.
“Ada sensornya. Kalau gelap lampu menyala, kalau terang mati. Jadi seperti sensor cahaya,” katanya.
Meski sudah berjalan selama dua tahun, Jumadi menegaskan tidak ada kendala berarti yang dialami warga maupun pemerintah desa. Semua perangkat bekerja secara optimal tanpa gangguan teknis.
“Selama ini tidak ada kendala sama sekali. Semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Untuk sumber energi, seluruh lampu penerangan di Desa Kersik menggunakan suplai listrik dari PLN. Infrastruktur listrik sudah lebih dulu tersedia sehingga program dapat berjalan mulus.
“Iya, dari PLN, Pak. Sudah lama terpasang sebelum program ini berjalan. Jadi untuk listrik tidak ada kendala,” katanya.
Ia berharap aktivitas warga pada malam hari dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. Ia juga menilai program Terang Kampungku mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal keamanan dan mobilitas.
“Saya berharap aktivitas warga pada malam hari bisa lebih aman dan nyaman, serta Program Terang Kampungku ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dari sisi keamanan dan mobilitas.” pungkasnya.(Zy)



