Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Desa Kersik di Kecamatan Marangkayu semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata unggulan di Kutai Kartanegara. Kepala Desa Kersik, Jumadi, mengungkapkan bahwa desa tersebut telah memiliki objek wisata yang cukup dikenal, yakni Pantai Biru Kersik yang pernah menjadi wakil Kukar dan meraih juara 4 lomba tingkat provinsi. Prestasi tersebut membuat nama desa kian muncul di peta wisata daerah.
“Desa kami sudah memiliki objek wisata yang cukup dikenal, yaitu Pantai Biru Kersik. Pantai ini bahkan pernah menjadi wakil Kukar dan meraih juara 4 lomba tingkat provinsi, sehingga semakin mengangkat nama desa di peta wisata daerah.”ujarnya saat dihubungi lewat WhatsApp, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Jumadi, Pantai Biru Kersik saat ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari Marangkayu maupun wilayah lain. Ia menyebut bahwa pengunjung dapat menikmati panorama pantai, hamparan pasir, dan fasilitas yang terus ditingkatkan pemerintah desa. Dengan posisi yang strategis, pantai tersebut juga sering dipilih sebagai lokasi untuk kegiatan keluarga dan acara komunitas.
“Pantai Biru Kersik sekarang menjadi magnet utama bagi wisatawan, baik dari Marangkayu maupun kecamatan lainnya. Pengunjung bisa menikmati panorama pantai, hamparan pasir, serta berbagai fasilitas yang terus kami tingkatkan. Dengan letaknya yang strategis, pantai ini juga menjadi lokasi favorit untuk kegiatan keluarga dan acara komunitas.” kata Jumadi.
Fasilitas di kawasan wisata tersebut kini semakin lengkap. Jumadi menyebutkan bahwa desa telah membangun Taman Cemara, sebuah area yang dirancang untuk kegiatan rekreasi keluarga. “Di Taman Cemara wisatawan bisa berkemah, bersantai, dan bermain. Fasilitasnya ada kafe, gazebo, serta tempat duduk yang nyaman,” ujarnya.
Keberadaan taman ini memberi wajah baru bagi Pantai Biru Kersik sebagai ruang wisata yang ramah keluarga.
Selain fasilitas rekreasi, pemerintah desa terus melakukan pembenahan akses dan lingkungan sekitar pantai. Langkah ini dilakukan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih baik dan merasa aman ketika berkunjung.
Jumadi menambahkan bahwa penataan area wisata dilakukan setiap tahun, baik oleh pemerintah desa maupun pihak mitra.
“Kami selalu melakukan penataan dan perbaikkan setiap tahunnya bersama mitra kerja kami, itu semua demi memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung dan masyarakat,”ucapnya.
Mengenai pendanaan pengembangan wisata, Desa Kersik memanfaatkan beberapa sumber anggaran. Menurut Jumadi, sebagian fasilitas dibangun menggunakan dana desa, sementara proyek lainnya berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, terutama dari PHKT. Dukungan CSR sangat signifikan karena desa berada di ring 1 wilayah operasional perusahaan tersebut.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui OPD terkait juga memberikan bantuan untuk pengembangan wisata desa. Kolaborasi ini dinilai penting agar pengembangan tidak stagnan dan mampu menjawab kebutuhan wisatawan yang terus bertambah setiap tahunnya.
Jumadi berharap, dengan fasilitas dan dukungan yang ada, Pantai Biru Kersik dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang berkontribusi pada ekonomi lokal.
“Kami ingin wisata ini bukan hanya ramai dikunjungi, tetapi juga membawa manfaat ekonomi untuk masyarakat,” pungkasnya. (Zy)



