Produk Unggulan Desa Kersik Terus Berkembang, UMKM dan Kerajinan Lokal Jadi Andalan Ekonomi Warga

redaksi

Pelatihan pembuatan produk dan kemasan, khususnya amplang, di Desa Kersik. (Istimewa)

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Desa Kersik di Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, terus memperkuat sektor ekonomi lokal melalui produk-produk unggulan yang dibuat oleh pelaku UMKM dan kelompok masyarakat. Kepala Desa Kersik, Jumadi, yang ditemui Senin (17/11/2025), menjelaskan bahwa sejumlah produk kuliner dan kerajinan kini menjadi identitas desa serta penopang pendapatan warga.

Menurut Jumadi, produk unggulan Desa Kersik banyak berasal dari sektor perikanan dan usaha mikro berbasis rumah tangga. Ia mengatakan bahwa beberapa produk seperti sambal udang, amplang, dan camilan khas desa menjadi yang paling diminati.

“Produk kuliner berbahan hasil laut ini menjadi ciri khas kami,” ujarnya.

Dalam penjelasan tidak langsung, Jumadi menyampaikan bahwa produk olahan tersebut memanfaatkan bahan baku lokal sehingga memiliki nilai jual yang stabil dan mampu berkembang melalui UMKM desa.

Selain kuliner, kerajinan tangan juga menjadi sektor yang cukup menonjol. Ibu-ibu PKK dinilai aktif dalam mengembangkan berbagai produk daur ulang yang dibuat dari sampah plastik. Menurut Jumadi, kelompok tersebut mengelola bank sampah dan mengubahnya menjadi tas, dompet, dan berbagai kerajinan kreatif.

“Ibu-ibu PKK cukup aktif mengembangkan UMKM kecil melalui bank sampah,” katanya.

Secara tidak langsung, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga membantu menjaga lingkungan karena mendorong masyarakat untuk lebih disiplin dalam memilah sampah.

Selain UMKM, Desa Kersik juga memiliki potensi ekonomi lain yang telah berlangsung lama, yaitu pembuatan kapal tradisional. Jumadi menuturkan bahwa sebagian warga masih mempertahankan keahlian membuat kapal kayu yang banyak dibutuhkan nelayan. Ia mengatakan bahwa usaha itu menjadi keunggulan desa karena menyangkut keterampilan turun-temurun masyarakat.

“Pembuatan kapal tradisional ini masih berjalan dan menjadi keahlian khas warga kami,” jelasnya.

Dalam kutipan tidak langsung, Jumadi menerangkan bahwa kapal-kapal tersebut tidak hanya digunakan warga lokal, tetapi juga dipesan oleh pembeli dari luar desa, sehingga memberikan penghasilan tambahan bagi para pengrajin.

Melihat banyaknya potensi ekonomi lokal, pemerintah desa berkomitmen terus mendukung perkembangan UMKM dan sektor kerajinan. Jumadi menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan dan mendorong pemasaran produk agar semakin dikenal luas.

“Kami akan terus membantu UMKM agar bisa berkembang,” ujarnya.

Ia berharap bahwa peningkatan kualitas, kemasan yang lebih menarik, serta pemanfaatan teknologi pemasaran dapat menguatkan daya saing UMKM Desa Kersik. Pemerintah desa juga menilai bahwa produk unggulan tersebut dapat menjadi motor penggerak ekonomi warga apabila dikelola secara konsisten.

“Saya berharap peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, dan pemasaran digital bisa membantu UMKM Kersik bersaing lebih luas,” pungkasnya. (Zy)

Baca juga

Bagikan:

Tags