Pasar Lapangan Pemuda Resmi Ditutup, Tangga Arung Square Jadi Ikon Pasar Semi Modern

redaksi

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah

Distriknews.co, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menonaktifkan Pasar Lapangan Pemuda sejak 5 Januari 2026. Penutupan tersebut dilakukan seiring mulai beroperasinya Pasar Tangga Arung Square sebagai pusat perdagangan baru di Tenggarong.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan bahwa sejak tanggal tersebut seluruh aktivitas jual beli di kawasan Pasar Lapangan Pemuda tidak lagi diperbolehkan. Langkah ini merupakan bagian dari penataan pasar agar aktivitas perdagangan terpusat di lokasi yang lebih representatif.

“Terhitung sejak 5 Januari, Pasar Lapangan Pemuda sudah tidak diaktifkan lagi. Tidak diperbolehkan ada aktivitas berjualan di sana,” ujar Sayid, Jum’at (9/1/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN dan PDAM untuk memutus aliran listrik dan air di kawasan pasar lama tersebut. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas perdagangan maupun pemanfaatan lokasi yang tidak sesuai peruntukannya.

“Hampir 100 persen pedagang sebenarnya sudah pindah ke Pasar Tangga Arung Square. Sekarang tinggal proses pembongkaran bangunan-bangunan yang dulu dibangun secara pribadi oleh pedagang,” jelasnya.

Untuk menjaga aset daerah, Disperindag Kukar juga menugaskan petugas keamanan yang bekerja sama dengan pihak ketiga. Penjagaan dilakukan agar lokasi Pasar Lapangan Pemuda tidak disalahgunakan, serta mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan aset pemerintah.

“Bangunan di lokasi itu nantinya akan ditertibkan dan sebagian akan dilelang sesuai ketentuan. Karena itu, pengamanan menjadi hal yang sangat penting,” tambah Sayid.

Terkait rencana pemanfaatan kawasan Pasar Lapangan Pemuda ke depan, ia menyebutkan bahwa hal tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. Pemerintah daerah, melalui Wakil Bupati Kukar, akan melakukan pembahasan khusus bersama OPD terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Sementara itu, Pasar Tangga Arung Square dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibanding pasar tradisional lainnya. Dengan konsep semi modern, pasar ini dilengkapi bangunan yang megah, fasilitas eskalator atau transpalator, serta penataan kios yang lebih rapi dan nyaman.

“Walaupun masih berkonsep pasar tradisional, nuansanya sudah semi modern. Cara berdagang dan kualitas pelayanan juga kita dorong untuk terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan penutupan Pasar Lapangan Pemuda dan pengoperasian Pasar Tangga Arung Square, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap pusat perdagangan rakyat di Tenggarong menjadi lebih tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?