Meningkatkan Partisipasi Pemuda di Kaltim: Tantangan dan Langkah Solutif Dispora

redaksi

Foto: Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi.

Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan partisipasi aktif pemuda dalam berbagai program kepemudaan. Salah satunya melalui Rapat Kerja Kepemudaan yang digelar di Ballroom Swiss-Belhotel Borneo, Samarinda. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur, dengan tujuan menguatkan sosialisasi dan meningkatkan keterlibatan masyarakat muda dalam kegiatan yang telah disusun.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, mengungkapkan bahwa rendahnya partisipasi pemuda dalam program kepemudaan masih menjadi tantangan besar. Menurutnya, masalah ini terletak pada kurangnya literasi kegiatan di kalangan pemuda.

“Ada fenomena di mana banyak pemuda yang kurang sadar atau tertarik mengikuti berbagai kegiatan. Meskipun banyak program yang telah disiapkan, partisipasi yang datang seringkali tidak sesuai harapan. Ini menunjukkan bahwa ada masalah dalam sosialisasi atau ketidakterbacaan informasi yang ada,” kata Rusmulyadi.

Dalam upaya mengatasi hal tersebut, Rusmulyadi menekankan pentingnya komunikasi yang lebih efektif antar pihak terkait. Meskipun koordinasi antar kabupaten dan kota telah cukup baik, namun masih ada tantangan dalam mewujudkan sinergitas yang optimal, terutama dalam program-program besar yang melibatkan banyak pihak.

“Sebagai contoh, dalam seleksi pemuda berprestasi, kami sempat menghadapi kendala dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Proses seleksi yang dimulai pada awal Oktober terhambat, dan Kukar baru dapat melaksanakan seleksi pada minggu ketiga. Hal ini menghambat pengiriman calon terbaik dari Kukar ke tingkat provinsi. Hal-hal semacam ini perlu dihindari agar seleksi berjalan lebih lancar,” jelasnya.

Namun, di tengah tantangan ini, Rusmulyadi tetap optimistis. Dia percaya bahwa pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi efektif untuk mempercepat dan mempermudah proses komunikasi antar daerah.

“Kami akan terus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengoptimalkan komunikasi dengan Kabupaten/Kota. Harapannya, melalui pertemuan seperti ini, kesadaran dan partisipasi pemuda dalam kegiatan kepemudaan dapat terus meningkat. Kita semua punya tanggung jawab untuk memajukan generasi muda di Kaltim,” harap Rusmulyadi.

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?