Distriknews.co Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menjaga jejak sejarah daerah melalui pengelolaan arsip yang baik. Salah satunya diwujudkan melalui Pameran Kearsipan yang digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar di Aula Gedung Perpustakaan Umum, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Jejak Sejarah dan Perkembangan Kabupaten Kutai Kartanegara” dan dirangkai dengan penyerahan penghargaan hasil pengawasan internal tahun 2025. Pameran ini menjadi bagian dari upaya merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap perjalanan panjang Kukar dari masa ke masa.
Berbagai arsip ditampilkan dalam bentuk non tekstual dan visual, seperti foto-foto bersejarah yang dilengkapi narasi. Dokumentasi tersebut menggambarkan peristiwa penting yang pernah terjadi dan menjadi bagian dari perkembangan daerah.
“Melalui pameran ini, kita ingin mengingatkan kembali perjalanan sejarah Kutai Kartanegara yang panjang dan penuh dinamika,” ujar Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
Ia menambahkan, arsip memiliki peran penting sebagai bukti autentik yang merekam setiap peristiwa di masa lalu. Oleh karena itu, pengelolaan arsip harus dilakukan secara serius agar tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
“Arsip ini adalah bukti otentik tentang apa yang sudah terjadi di masa lampau. Maka harus dijaga dan diatur bagaimana cara masyarakat mengaksesnya,” tegasnya.
Dalam pameran tersebut, arsip dibagi ke dalam lima zona utama, yaitu Zona Kesultanan atau Kerajaan, Zona Kolonial, Zona Otonomi Daerah, hingga Zona Arsip Modern dan Digitalisasi. Pembagian ini memberikan pengalaman kepada pengunjung untuk menelusuri perjalanan sejarah Kukar secara kronologis.
Tidak hanya menjadi ajang edukasi, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada perangkat daerah dan pengelola arsip yang dinilai telah menjalankan tugas dengan baik. Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah.
Aulia juga mengungkapkan, capaian pengelolaan arsip Kukar saat ini cukup membanggakan. Secara nasional, Kukar berhasil menempati peringkat ke-20 dari ratusan kabupaten/kota di Indonesia, sementara di tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Kukar berada di posisi teratas.
“Ini menunjukkan bahwa komitmen kita dalam pengelolaan arsip sudah berada di jalur yang baik dan harus terus ditingkatkan,” katanya.
Melalui pameran ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih mengenal sejarah daerahnya serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas lokal. Dokumentasi yang disajikan diharapkan mampu menjadi pengingat sekaligus inspirasi bagi generasi mendatang.
“Kita ingin memperlihatkan bahwa Kutai memiliki sejarah yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan yang harus kita jaga dan wariskan,” tutupnya.
Penulis: Muhammad Zailany


