Samarinda – Persiapan Kalimantan Timur menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 tidak hanya berfokus pada kualifikasi, tetapi juga menyusun strategi jangka panjang untuk regenerasi atlet. Pemusatan latihan (TC) yang digelar sejak akhir Oktober 2024 menjadi langkah awal mewujudkan ambisi membawa prestasi olahraga pelajar Kaltim ke tingkat nasional.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa pembinaan atlet harus mencakup berbagai skenario, termasuk memastikan kesiapan atlet pelapis. Langkah ini diambil untuk mengatasi kemungkinan perubahan status pelajar pada atlet utama, yang menjadi salah satu syarat utama partisipasi di Popnas.
“Persiapan kami tidak hanya sekadar lolos kualifikasi. Kami juga melihat jauh ke depan agar regenerasi atlet tetap berjalan. Atlet pelapis sudah kami siapkan untuk menjaga keberlanjutan prestasi Kaltim,” ujar Rasman.
Menurut Rasman, seleksi atlet yang dilakukan oleh tim pelatih melibatkan standar ketat, mulai dari kemampuan fisik hingga mental bertanding. Hasilnya, 20 atlet terbaik dari berbagai cabang olahraga kini mengikuti TC sebagai persiapan menghadapi babak kualifikasi.
“Proses seleksi dilakukan ketat untuk memastikan hanya yang terbaik yang bergabung. Meski begitu, kami tetap memiliki cadangan atlet jika diperlukan,” jelasnya.
Selain pembinaan teknik dan fisik, Rasman menambahkan bahwa evaluasi rutin terkait status akademik atlet akan terus dilakukan. Upaya ini untuk memastikan seluruh peserta tetap memenuhi kriteria Popnas sebagai ajang olahraga pelajar.
Pemusatan latihan ini dirancang untuk memadukan penguatan fisik, peningkatan teknik, hingga simulasi pertandingan yang intens. Para atlet juga mendapat dukungan psikologis untuk membangun mental juara.
“Kami ingin atlet Kaltim tidak hanya sekadar lolos, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa kebanggaan bagi daerah,” tandas Rasman.
Popnas 2025 yang akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara menjadi momen penting bagi Kaltim untuk menunjukkan konsistensi dalam prestasi olahraga pelajar. Dengan strategi matang dan regenerasi atlet yang terencana, Kaltim berharap mampu mencetak sejarah baru di ajang bergengsi tersebut.


