Walau Dikritik Pedas, Cinta Kuya Dibela Beberapa Pihak

redaksi

Cinta Kuya

Distriknews.co, Jakarta – Nama Cinta Kuya, anak presenter dan politisi Uya Kuya, baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial. Netizen memberi beragam penilaian terhadap unggahannya soal penjarahan rumah, kondisi kucing peliharaan, dan pengalaman mentalnya selama tinggal jauh di luar negeri.

Kecaman dan kritik muncul terutama setelah Cinta mengunggah curahan hati di Instagram tentang rumah keluarganya yang dijarah saat demo beberapa waktu lalu. Dia menyebut dirinya menerima kabar dari kerabat di Indonesia, panik, dada sesak, dan rambut rontok akibat stres. Unggahan itu dinilai oleh sebagian netizen nganggo bahasa yang dianggap “amburadul” dan emosional.

Tak hanya tentang tata bahasa, netizen juga mempertanyakan inti dari curhatannya. Beberapa orang menilai bahwa fokusnya terlalu ke materi: kucing, barang, dan rumah, tapi kurang menyentuh sisi empati publik atau pernyataan maaf atas posisi ayahnya sebagai figur publik. Kritik ini muncul keras di X dan Instagram.

Di sisi lain, muncul juga simpati dan dukungan. Beberapa followers memahami bahwa kondisi mental Cinta terdampak berat hingga merasakan panic attack, anxiety, dan rasa tidak berdaya, apalagi jauh dari orang tua. Sahabat dan kenalan menyebut bahwa apa yang dialami Cinta adalah manusiawi.

Kondisi mental Cinta dikonfirmasi oleh pengakuannya bahwa ia pernah didiagnosis dengan severe panic attack. Ia menyebut bahwa tidur terganggu, kesulitan konsentrasi, dan sering menangis. Dalam tulisannya, Cinta juga mengatakan bahwa ia tidak mau memperkeruh keadaan dengan konflik tambahan, hanya ingin berbagi dari sisi dirinya sendiri.

Masalah kucing-kucing miliknya juga ikut menjadi bagian dari kontroversi. Ia mengungkap bahwa beberapa kucing hilang atau harus diselamatkan, ada yang dalam kondisi malnutrisi atau sakit. Tim penyelamat sudah mengembalikan sebagian kucing ke pihak keluarganya.

Netizen yang memberi dukungan menyebut bahwa kritik berlebihan dan hujatan bahasa tak membangun situasi. Mereka mendesak agar masyarakat lebih peka terhadap kesehatan mental figur publik, terutama yang masih remaja dan belajar jauh dari keluarga.

Namun netizen yang kritis menegaskan bahwa figur publik harus siap dengan eksposur: jika Anda berbagi cerita di media sosial, terutama yang sensitif, banyak orang akan memberi komentar, dan siap tidak siap, mereka akan diperhatikan. Beberapa komentar menyebut bahwa Cinta bisa lebih bijak dalam memilih kata dan menyampaikan dampak emosionalnya.

Kondisi terkini Cinta Kuya digambarkan terus berupaya pulih secara mental. Ia mendapat dukungan dari keluarga, kerabat, dan orang terdekat. Meski demikian, proses penyembuhan bukan cepat. Cinta mengaku masih sering merasa cemas, lemas, dan belum bisa tidur nyenyak.

Baca juga

Bagikan:

Tags