Expo Festival Merah Putih Sanga-Sanga 2026, Puluhan UMKM Ramaikan Lapangan Eks MTQ

redaksi

Distriknews.co Sanga-Sanga – Kemeriahan Expo Merah Putih 2026 di Kecamatan Sanga-Sanga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan tahunan yang digelar dalam rangka memperingati peristiwa bersejarah perlawanan rakyat Sanga-Sanga ini diramaikan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memadati area Lapangan Eks MTQ, Selasa (27/1/2026).

Sebagai disclaimer, Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Fathul Alamin, menegaskan bahwa pada pelaksanaan Expo Merah Putih tahun 2026 ini, Diskop UMKM Kukar tidak menyediakan anggaran khusus untuk penyediaan stand bagi UMKM.

“Perlu kami sampaikan sejak awal, untuk Expo Merah Putih Sanga-Sanga tahun ini, Dinas Koperasi dan UMKM tidak memfasilitasi anggaran stand,” jelas Fathul.

Ia menerangkan, penyediaan stand dilakukan melalui beberapa sumber. Pertama berasal dari anggaran Kecamatan Sanga-Sanga, kedua difasilitasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga melalui Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP), dan ketiga dari Dinas Pariwisata Kukar dalam rangka mendukung pelaksanaan Expo Merah Putih.

Berdasarkan hasil pendataan terakhir, terdapat sekitar 50 UMKM yang difasilitasi pemerintah dan seluruhnya menempati area Lapangan Eks MTQ. Puluhan tenda yang berada di dalam kawasan tersebut dipastikan gratis tanpa pungutan biaya.

Fathul juga meluruskan informasi terkait adanya tenda berbayar di sekitar lokasi kegiatan. Ia menyebutkan bahwa tenda berbayar yang berada di luar area Eks MTQ, seperti di sekitar Koramil dan kantor UPT Kecamatan lama, bukan bagian dari fasilitasi pemerintah.

“Yang di dalam Eks MTQ itu semua gratis. Kalau yang di luar, itu difasilitasi oleh kelompok masyarakat dan memang berbayar, di luar tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.

Untuk pengisian tenant, panitia mengarahkan perwakilan UMKM dari setiap kelurahan di Kecamatan Sanga-Sanga. Pelaku usaha tersebut berasal dari kelompok UMKM, ekonomi kreatif kecamatan, Forum Wirausaha Pemuda, serta TP PKK di kelurahan dan desa.

Selain UMKM lokal, Expo Merah Putih juga diikuti pelaku usaha dari luar wilayah Sanga-Sanga, seperti Anggana dan Muara Jawa, yang turut meramaikan kegiatan dan menambah variasi produk yang ditawarkan kepada pengunjung.

Lebih lanjut, Fathul menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta memang dilakukan untuk mendukung kemeriahan acara. Namun, seluruh komunikasi dan kerja sama tersebut dilaksanakan oleh panitia lokal kecamatan, bukan oleh Diskop UMKM Kukar.

Expo Merah Putih sendiri merupakan agenda tahunan yang masuk dalam kalender event Kabupaten Kutai Kartanegara dan Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini memiliki nilai historis tinggi sebagai simbol perjuangan rakyat Sanga-Sanga, sehingga setiap tahun selalu dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai bagian dari rangkaian peringatan.

Dengan ramainya pengunjung dan keterlibatan puluhan UMKM, Expo Merah Putih Sanga-Sanga 2026 diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal sekaligus menjaga semangat sejarah dan kebersamaan masyarakat.

Baca juga

Bagikan: