Kaligrafi Jadi Magnet Baru FKPR 2025, Ruang Kreatif Pemuda di Tengah Ramadan

redaksi

TENGGARONG – Semarak Ramadan di Kukar tak hanya terasa di masjid dan pasar, tetapi juga di panggung seni. Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) 2025 yang digelar oleh Dispora Kukar sukses membuka ruang baru bagi ekspresi keagamaan dan kreativitas pemuda, khususnya lewat hadirnya lomba kaligrafi Islami.

Digelar di area parkir Pendopo Bupati Kukar sejak 12 Maret lalu, festival ini tak hanya menampilkan musik Islami dan bazar, tapi juga jadi tempat unjuk bakat seniman muda dalam bidang yang jarang disentuh di luar ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Salah satunya adalah Rizky Amelia, pelajar SMA asal Loa Kulu, yang mempersembahkan karya kaligrafi bertema Rahmatan Lil Alamin. Ia mengaku baru kali ini bisa menampilkan karyanya di ruang publik. “Biasanya cuma untuk tugas sekolah atau pajangan di rumah. FKPR bikin kami yang suka kaligrafi merasa dihargai,” ujarnya.

Dery Wardhana dari Dispora Kukar menyebut penambahan lomba kaligrafi adalah upaya mendekatkan seni religius kepada publik yang lebih luas. “Kami ingin Ramadan tak hanya soal ibadah personal, tapi juga ekspresi kolektif. Kaligrafi jadi jembatan itu,” katanya.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, FKPR 2025 dinilai berhasil memperluas definisi kreativitas pemuda di Kukar. Ke depan, Dispora Kukar berencana menambah program serupa, bahkan menjadikannya bagian dari agenda tahunan lintas OPD.

(Adv/DiskominfoKukar)

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?