Dispar Kukar Gandeng Akademisi Kembangkan Pariwisata Berbasis Data

redaksi

Ilustrasi

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menempuh langkah baru dalam pengembangan sektor pariwisata dengan menggandeng akademisi dan institusi pendidikan tinggi. Pendekatan berbasis riset ini dinilai lebih adaptif terhadap dinamika industri pariwisata yang terus berubah.

Pelaksana tugas Kepala Dispar Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan akademisi dibutuhkan agar pengambilan kebijakan lebih tepat sasaran. “Pariwisata tidak bisa dikembangkan hanya dengan asumsi. Kita perlu pendekatan ilmiah dan analisis mendalam agar arah pengembangannya jelas dan berdampak,” ujarnya.

Dispar Kukar saat ini tengah menyusun peta kebutuhan pengembangan pariwisata, termasuk pemetaan jenis keahlian dan tenaga ahli yang dibutuhkan. Riset ini akan menjadi dasar dalam merancang program pelatihan SDM dan pengembangan destinasi wisata secara terukur.

Arianto menegaskan bahwa penguatan sektor ini tidak cukup hanya dengan festival budaya. “Dalam pariwisata itu ada SDM pelaku wisata, pelaku ekonomi kreatif, produk kreatif, hingga destinasi. Semua harus dikembangkan bersama-sama dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Menurut data dari dispar.kukarkab.go.id, sektor pariwisata Kukar terus mengalami pertumbuhan sejak 2022, dengan lebih dari 180.000 kunjungan wisatawan per tahun. Namun, masih banyak potensi destinasi lokal yang belum tergarap optimal karena keterbatasan promosi dan kapasitas pelaku wisata.

Arianto juga menyampaikan bahwa saat ini program yang berjalan masih didominasi oleh kegiatan dalam kerangka “Kukar Kaya Festival”. Meski kegiatan ini efektif dalam promosi budaya, penguatan SDM dan ekosistem pariwisata tetap menjadi prioritas ke depan.

Pemkab Kukar pun berkomitmen meningkatkan keterlibatan komunitas lokal dan pelaku ekonomi kreatif dalam mengelola potensi wisata desa. Inisiatif ini sejalan dengan program “Kukar Idaman” yang digagas Bupati Edi Damansyah untuk mendorong pembangunan berbasis potensi wilayah.

Dengan dukungan riset akademis, kolaborasi lintas sektor, dan fokus pada penguatan SDM, Kukar menargetkan sektor pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

(Adv/DiskominfoKukar)

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?