Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata Kukar menggandeng tiga praktisi perhotelan dari Yogyakarta sebagai narasumber dalam pelatihan resepsionis hotel. Tujuannya untuk mentransfer praktik terbaik pelayanan frontliner ke SDM lokal.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian sertifikasi kompetensi. Diselenggarakan di Hotel Grand Elty Singgasana, peserta menerima materi langsung dari narasumber profesional Yohanes Hendra Dwi Utomo, Herryadi Baiin, dan Iwan Ridwan Munajat. Hal ini bertujuan memperkuat keahlian para resepsionis dalam upaya menjaga citra layanan perhotelan Kukar.
Antoni Kusbiantoro, Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dispar Kukar, menyebut Yogyakarta sebagai rujukan karena reputasi kuatnya di bidang pelayanan wisata. “Kami ingin peserta belajar langsung dari pengalaman terbaik itu,” tegasnya.
Untuk Dispar Kukar, resepsionis bukan sekadar staf. Mereka representasi pertama daerah bagi tamu. Antony menilai, jika kesan awal positif, peluang tamu kembali meningkat.
Pelatihan tahun ini diprioritaskan ke tiga kecamatan dulu. Namun akan diperluas menyasar seluruh wilayah Kukar tahun-tahun mendatang untuk menjaga konsistensi pelayanan.
Menurut kukar.kab.go.id, Dispar Kukar tengah membangun kemampuan SDM pariwisata secara holistik. Pelatihan ini tidak lepas dari misi meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi.
Adanya pelatihan ini sejalan dengan misi DPW Kukar dalam RPJMD 2021-2026, yakni menjadikan sektor pariwisata motor pertumbuhan ekonomi lokal dan sumber lapangan kerja.
Data menyebutkan, pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang sudah menjalani proses sertifikasi. Upaya ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi frontliner lainnya di sektor pariwisata.
Dengan langkah ini, Kukar menegaskan komitmennya membangun SDM pariwisata profesional dan adaptif terhadap tren industri. Kolaborasi praktisi dan pembinaan sistematis diharapkan mendorong bisnis pariwisata berkelanjutan dan kompetitif.
(Adv/DiskominfoKukar)


