Angka Putus Sekolah di Kukar Masih Tinggi, DPRD Dorong Pemanfaatan SKB dan Program Beasiswa

redaksi

Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, mengungkapkan keprihatinannya atas masih tingginya angka putus sekolah di wilayah Kukar. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di Ruang Banmus DPRD Kukar, Senin (15/9/2025).

Menurut Idham, meskipun telah ada berbagai program dari pemerintah daerah, seperti bantuan seragam dan beasiswa dari Bupati Kukar, permasalahan anak putus sekolah masih menjadi pekerjaan rumah yang serius.

“Untuk angka putus sekolah ternyata masih banyak itu. Masalahnya juga macam-macam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menyediakan sejumlah program alternatif untuk menjangkau anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah formal, di antaranya melalui keberadaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di beberapa kecamatan.

“Sekarang ini saya lihat beberapa SKB sudah mulai ramai. Belajarnya tetap di pagi hari dan dilakukan setiap hari. Mudah-mudahan anak-anak yang putus sekolah bisa diarahkan ke situ,” jelas Idham.

ia juga menyinggung keberadaan program Sekolah Rakyat yang menurutnya bisa menjadi solusi tambahan, meskipun saat ini belum tersedia di Kukar.

Komisi IV DPRD Kukar berencana menjadwalkan ulang kegiatan roadshow yang sebelumnya tertunda. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi serta pengecekan langsung ke sekolah-sekolah di seluruh kecamatan guna melihat kondisi pendidikan secara riil di lapangan.

“Nanti kita coba jadwalkan ulang, dan saya akan minta staf untuk menyiapkannya. Ini juga bagian dari upaya kita untuk memastikan akses pendidikan yang merata,” pungkasnya.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?