Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Liang mulai melirik budidaya daun kedemba atau kratom sebagai salah satu potensi ekonomi baru. Saat ini, pembahasan dengan pihak Pontianak tengah dilakukan untuk mempelajari strategi pemasaran dan penetapan harga yang kompetitif.
Kepala Desa Liang, Rodiani, menjelaskan bahwa wilayah desanya memiliki lahan yang cukup luas untuk pengembangan berbagai jenis tanaman, termasuk kratom. “Lahan kita cukup luas, peluang untuk kratom maupun pertanian lain masih besar. Yang penting sekarang bagaimana pemasarannya bisa lebih terjamin,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Menurut Rodiani, langkah ini masih berada pada tahap awal. Pemerintah desa ingin memastikan sistem pemasaran berjalan baik sebelum mendorong warga melakukan budidaya secara masif. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya fokus menanam, tetapi juga mendapatkan nilai tambah dari hasil panen.
Kratom dinilai bisa menjadi alternatif penghasilan baru di Desa Liang, selain padi dan sayuran yang selama ini menjadi andalan warga. Potensi ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang mendorong diversifikasi ekonomi pedesaan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Berdasarkan data dari laman resmi kukarkab.go.id, sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kukar, mencapai lebih dari 30 persen. Kondisi ini membuat inisiatif pengembangan komoditas baru seperti kratom dianggap relevan untuk memperkuat perekonomian desa.
Rodiani juga menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan dari pihak terkait agar pengelolaan kratom bisa terarah. “Kami berharap, dengan pembinaan yang tepat, kratom bisa menjadi komoditas baru yang mendukung kesejahteraan warga,” tambahnya.
Selain aspek ekonomi, kratom juga dipandang berpotensi membuka peluang usaha hilirisasi. Produk olahan berbasis kratom bisa menambah nilai jual sekaligus mendorong pengembangan UMKM desa. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan daya saing desa melalui produk unggulan.
Dengan dukungan pemuda desa dan sinergi bersama pemerintah daerah, Desa Liang optimis bisa menjadikan kratom sebagai salah satu komoditas unggulan yang berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu membawa Desa Liang lebih mandiri dan sejahtera di masa mendatang.
(Adv/DPMD/Kukar)


