Distriknews.co Muara Muntai – Insiden tenggelamnya kapal feri penyeberangan terjadi di Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Peristiwa tersebut sempat mengejutkan warga, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Kepala Desa Kayu Batu, Andri Shofyandani, menjelaskan bahwa kapal feri tersebut tengah beroperasi seperti biasa saat kejadian berlangsung. Kapal diketahui mengangkut satu unit mobil dan satu unit sepeda motor saat melintas.
“Jenis kejadian adalah tenggelamnya kapal feri penyeberangan. Saat itu kapal sedang beroperasi dengan kondisi mesin masih menyala,” ujarnya.
Menurutnya, kapal yang dikemudikan oleh kapten Juli Karnain itu mengalami kendala ketika air mulai masuk dari bagian depan kapal. Kondisi tersebut membuat keseimbangan kapal terganggu hingga akhirnya tenggelam.
“Air masuk dari bagian depan kapal. Meskipun sudah dilakukan upaya penanganan, kapal tetap tidak bisa dipertahankan dan akhirnya tenggelam,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor berhasil diselamatkan oleh awak kapal dan warga sekitar. Sementara itu, satu unit mobil jenis Fort Ekspres ikut tenggelam bersama kapal.
“Untuk kendaraan, satu motor berhasil diselamatkan, sedangkan satu mobil ikut tenggelam bersama kapal,” terangnya.
Meski demikian, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam insiden ini.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” tegas Andri.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat transportasi feri merupakan salah satu sarana utama mobilitas warga di wilayah perairan Muara Muntai.
Saat ini, proses penanganan masih terus berlangsung. Pihak terkait tengah berupaya melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk penanganan kapal yang tenggelam serta evaluasi terhadap penyebab kejadian guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Penulis: Muhammad Zailany


