Distriknews.co Tenggarong – Sebuah rumah milik warga di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, mengalami kebakaran pada Sabtu (30/5/2026) sore. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mangkurawang dan pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Wulan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kutai Kartanegara sekitar pukul 16.02 Wita.
Mendapat laporan adanya kebakaran rumah, petugas dari Mako Damkar Kukar langsung mengerahkan personel dan armada menuju lokasi kejadian. Tim tiba dan mulai melakukan penanganan beberapa menit setelah laporan diterima.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Disdamkar Kukar, proses pemadaman dimulai sekitar pukul 16.05 Wita. Api berhasil dikendalikan pada pukul 16.44 Wita, sebelum kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dalam kejadian tersebut, satu unit rumah milik warga bernama Syarif dilaporkan terdampak kebakaran. Hingga proses pemadaman selesai, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait tingkat kerusakan bangunan maupun estimasi kerugian yang ditimbulkan.
Informasi awal yang diterima petugas menyebutkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi pada bagian plafon rumah. Percikan api kemudian diduga membakar material bangunan dan menyebabkan kobaran api membesar.
“Informasi awal, penyebab kebakaran berawal dari konsleting listrik di bagian plafon rumah,” demikian keterangan dalam laporan petugas di lapangan.
Untuk menangani peristiwa tersebut, Disdamkar Kukar mengerahkan Pleton 3 yang sedang bertugas piket, dibantu personel dari Pos Pattimura, Pos Loa Tebu, serta dukungan personel dari Pleton 1 dan Pleton 2.
Sejumlah armada juga diterjunkan ke lokasi, terdiri dari enam unit mobil pemadam kebakaran (Brandweer), satu unit kendaraan pick up yang dilengkapi pompa portabel, serta satu unit rescue untuk mendukung proses penanganan di lapangan.
Selain petugas pemadam kebakaran, proses penanganan turut melibatkan berbagai unsur lainnya, di antaranya relawan damkar, personel TNI, Polri, Satpol PP, serta petugas PLN yang membantu mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.
Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil ditangani dalam waktu kurang dari satu jam. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Penulis: Muhammad Zailany


