Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran melanda kompleks SDN 002 yang berada di Jalan Pembangunan RT 03, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (15/7/2026) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian bangunan sekolah dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp300 juta.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Pos Sektor Loa Janan dari warga sekitar. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain.
Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 16.08 Wita dan berlangsung hingga pukul 18.00 Wita. Sebanyak sembilan personel diterjunkan dengan satu unit mobil pemadam serta dilengkapi satu unit Y connector dan empat gulung selang berukuran 1,5 inci untuk mengendalikan kobaran api.
Dalam operasi tersebut, petugas juga mendapat dukungan dari berbagai unsur, mulai dari Redkar Loa Janan dan Loa Janan Ilir, Redkar Samarinda, PMI Loa Janan, Polsek Loa Janan hingga Koramil Loa Janan. Kolaborasi lintas instansi itu mempercepat proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Berdasarkan pendataan awal, kompleks SDN 002 terdiri atas lima ruang kelas, delapan kantin, satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), satu ruang kelas nonmuslim serta satu ruang kelas kosong. Dari keseluruhan fasilitas tersebut, tiga bangunan dilaporkan terdampak kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, mengatakan seluruh personel bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat sehingga api dapat dikendalikan sebelum merambat lebih luas.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Fida Hurasani.
Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan sekolah, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Disdamkartan Kukar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Reporter: Muhammad Zailany


