Gubernur Kaltim Tidak Temui Massa Aksi, Tinggalkan Kantor Tanpa Beri Pernyataan

redaksi

Distriknews.co Samarinda – Tidak adanya pertemuan antara massa aksi dengan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menjadi sorotan usai rangkaian demonstrasi yang berlangsung sepanjang Selasa (21/4/2026).

Hingga aksi berakhir, tidak terjadi audiensi langsung antara perwakilan demonstran dengan pihak pemerintah provinsi. Massa aksi sebelumnya memilih bertahan di lokasi sebagai bentuk tekanan agar tuntutan mereka mendapat respons langsung dari gubernur.

Sekitar pukul 19.54 WITA, setelah sebagian besar peserta aksi mulai meninggalkan area, terlihat Rudy Mas’ud keluar dari Gedung Kantor Gubernur Kalimantan Timur dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Sejumlah wartawan yang berada di lokasi berupaya meminta tanggapan terkait aksi unjuk rasa dan kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah provinsi. Namun, gubernur tidak memberikan pernyataan.

Saat berjalan meninggalkan lokasi, Rudy Mas’ud hanya mengangkat tangan tanpa memberikan komentar kepada awak media. Upaya pertanyaan lanjutan dari wartawan pun tidak mendapat respons.

Dalam situasi tersebut, salah satu ajudan gubernur terlihat memberikan isyarat kepada wartawan agar tidak melanjutkan pertanyaan, dengan gestur dan siulan sebagai tanda untuk menghentikan interaksi.

Ketiadaan pernyataan resmi dari gubernur di lokasi aksi menambah perhatian publik, mengingat demonstrasi tersebut sebelumnya diwarnai tuntutan agar pemerintah daerah lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait sikap gubernur atas aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan kantornya tersebut.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?