Distriknews.co Tenggarong – Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Jembatan Kutai Kartanegara, Rabu (22/4/2026), yang sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan melakukan pembersihan di lokasi kejadian.
Petugas Damkar, Adimas Bagus Saputra, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.00 WITA terkait adanya tumpahan solar di badan jalan jembatan.
“Laporan masuk sekitar jam 11.00, kemudian kami bergerak kurang lebih 10 menit setelahnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi awal, tumpahan tersebut diduga berasal dari kendaraan truk tangki yang mengalami kebocoran saat melintas.
“Informasinya dari truk tangki yang bocor,” katanya.
Dalam proses penanganan, Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan kapasitas masing-masing 10.000 liter air. Sementara itu, BPBD turut menurunkan dua unit tambahan dengan kapasitas 5.000 liter.
“Total ada empat unit, dengan sekitar 30.000 liter air yang digunakan untuk pembersihan,” jelasnya.
Adimas menambahkan, proses pembersihan berlangsung sekitar 30 menit dengan panjang area tumpahan diperkirakan mencapai lima meter di badan jalan jembatan.
Petugas juga mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di lokasi, mengingat kondisi jalan menjadi licin akibat tumpahan bahan bakar.
“Pengendara diimbau lebih berhati-hati karena kondisi jalan licin,” ucapnya.
Seiring dengan selesainya proses pembersihan, arus lalu lintas di sekitar jembatan berangsur kembali normal.
Penulis: Muhammad Zailany


