Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan tenaga Pendamping Dedikasi Kukar Idaman Terbaik (Pendekar) untuk mendampingi pelaksanaan program RT-Ku Terbaik di tingkat rukun tetangga (RT).
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Deddy Setyo Utomo, mengatakan keberadaan Pendekar diperlukan karena setiap RT memiliki latar belakang yang berbeda, baik dari sisi usia maupun tingkat pendidikan.
Perbedaan tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program RT-Ku Terbaik. Terlebih, terdapat peningkatan nilai dukungan yang kini harus dikelola langsung oleh RT.
“Harapannya tentunya saja, Bapak Bupati membentuk Pendekar ini dengan harapan adanya Pendekar dapat mendampingi entitas, dalam hal ini RT,” kata Deddy, Minggu (20/9/2026).
Menurut Deddy, tantangan pengelolaan program semakin besar seiring dengan peningkatan anggaran yang sebelumnya sebesar Rp50 juta menjadi Rp150 juta.
“Karena RT ini kan macam-macam latar belakangnya, baik latar belakang pendidikan maupun usia. Tentunya ini menjadi tantangan, bagaimana RT menjalankan program Rp150 juta,” ujarnya.
Selain nilai anggaran yang meningkat, terdapat perubahan dalam pihak yang mengelola dana tersebut. Jika sebelumnya dana Rp50 juta dikelola oleh kelompok kerja (Pokja), dalam skema saat ini anggaran Rp150 juta dikelola langsung oleh RT.
“Karena kan ada eskalasi kenaikan jumlah, dari sebelumnya Rp50 juta menjadi Rp150 juta. Yang sebelumnya Rp50 juta itu dikelola oleh Pokja, dan saat ini yang Rp150 juta dikelola langsung oleh RT,” jelasnya.
Dengan perubahan tersebut, Pendekar diarahkan untuk membantu RT memahami sekaligus menjalankan program sesuai konsep yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Pendampingan tidak hanya dilakukan pada tingkat RT. Pendekar juga dapat mendampingi desa, kelurahan, dan kecamatan sepanjang berkaitan dengan pelaksanaan program RT-Ku Terbaik.
Deddy mengatakan konsep pendampingan Pendekar pada dasarnya tidak mengalami perubahan secara keseluruhan. Namun, ruang lingkup tugas Pendekar saat ini lebih spesifik karena diarahkan untuk mendukung program RT-Ku Terbaik.
“Kalau konsep pendampingannya tentunya kurang lebih sama, tetapi ruang lingkupnya saja nanti dibatasi hanya untuk program RT-Ku Terbaik,” katanya.
Selain tugas utama tersebut, Pendekar juga dapat memperoleh penugasan lain dari pimpinan sesuai ketentuan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11. Penugasan tersebut dapat berupa survei maupun pendataan yang mendukung pelaksanaan program dedikasi kepala daerah.
“Nah, mereka akan melakukan apa? Survei atau pendataan terhadap yang mendukung program dedikasi. Nah, mereka bisa diperankan di situ,” ungkapnya.
Deddy berharap tenaga Pendekar yang telah mendapatkan pembekalan dapat menjalankan fungsi pendampingan secara optimal ketika mulai bertugas. Pemahaman terhadap konsep RT-Ku Terbaik menjadi salah satu bekal bagi Pendekar dalam membantu RT melaksanakan program tersebut.
“Sehingga Pendekar harapannya sudah dapat melakukan pendampingan ke masing-masing RT maupun desa dan kelurahan,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


