Efisiensi Anggaran, Pelatihan Kader Posyandu Kukar Dialihkan ke Sistem Virtual

redaksi

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengubah pola peningkatan kapasitas kader Posyandu pada 2026 sebagai dampak dari efisiensi anggaran.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Deddy Setyo Utomo, mengatakan perubahan dilakukan dengan mengurangi kegiatan pelatihan secara tatap muka dan memanfaatkan teknologi digital.

Menurutnya, sebelum adanya efisiensi anggaran, peningkatan kapasitas kader lebih banyak dilakukan dengan mengumpulkan peserta dalam satu lokasi. Namun, pada 2026 metode tersebut mulai dialihkan ke pelatihan secara virtual.

“Tahun 2026, walaupun kita menghadapi tantangan efisiensi anggaran, kami mencoba mengubah skema peningkatan kapasitas,” kata Deddy, Minggu (20/9/2026).

Ia menjelaskan, pelatihan yang sebelumnya dilakukan secara langsung kini dapat dilaksanakan melalui layanan Zoom. Skema tersebut dinilai dapat menjadi alternatif agar peningkatan kapasitas kader tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

“Awalnya dilakukan secara tatap muka dengan mengumpulkan kader di satu tempat, sekarang kami menggunakan layanan Zoom atau secara virtual,” ujarnya.

Deddy mengatakan, kegiatan peningkatan kapasitas kader dapat difasilitasi oleh berbagai pihak. Selain DPMD Kukar, kegiatan juga dapat dilaksanakan melalui fasilitasi Kementerian Dalam Negeri maupun pemerintah provinsi.

“Baik itu nanti ada fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri, pemerintah provinsi, maupun dari kami sendiri,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, kegiatan peningkatan kapasitas bagi kader tetap dapat dilakukan secara berkala. Deddy menyebut hampir setiap bulan terdapat kegiatan virtual yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan kader sesuai bidang masing-masing.

“Jadi, hampir setiap bulan biasanya ada Zoom yang memang diadakan untuk memberikan peningkatan kapasitas kepada kader di tiap-tiap bidang,” katanya.

Menurut Deddy, materi yang diberikan dalam kegiatan virtual menyesuaikan dengan bidang dan kebutuhan kader. Dengan demikian, kader tetap mendapatkan informasi dan pemahaman baru meskipun tidak seluruh kegiatan dilakukan melalui pertemuan tatap muka.

Ia mencontohkan, salah satu kegiatan terbaru difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan diikuti oleh para kader dari wilayah Kalimantan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai urusan pendidikan.

“Tadi, misalnya, ada kegiatan yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan diikuti oleh kader. Karena pesertanya dari Kalimantan, hari ini mereka diberikan informasi terkait urusan pendidikan,” ungkap Deddy.

Skema digital tersebut menjadi salah satu cara DPMD Kukar mempertahankan kegiatan peningkatan kapasitas kader di tengah efisiensi anggaran pada 2026. Pelaksanaan secara virtual memungkinkan kegiatan tetap dilakukan tanpa harus mengumpulkan seluruh peserta dalam satu lokasi.

Reporter: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?