Distriknews.co, TENGGARONG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program bantuan sosial bagi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan anak terlantar tetap berjalan sepanjang 2026. Bantuan tersebut disalurkan setiap tiga bulan dengan evaluasi berkala untuk memastikan penerima sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti, mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain bantuan permakanan, pemerintah juga tetap menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi anak-anak terlantar.
“Untuk lansia, disabilitas, anak terlantar tetap kita kasihkan per tiga bulan. Termasuk yang bantuan langsung tunai juga kita berikan untuk anak-anak yang terlantar, tetap programnya jalan,” kata Rinda, Kamis (8/10/2026).
Pada 2026, Dinsos Kukar mempertahankan target sebanyak 600 penerima bantuan permakanan yang tersebar di berbagai wilayah Kukar. Meski jumlah sasaran tetap, pemerintah melakukan evaluasi setiap tiga bulan untuk menyesuaikan data penerima dengan kondisi kesejahteraan masing-masing.
Rinda menjelaskan, penentuan penerima bantuan permakanan mengacu pada pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil. Program tersebut menyasar warga yang berada pada desil 1 hingga 4, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah sesuai klasifikasi yang digunakan dalam pendataan sosial.
Apabila hasil evaluasi menunjukkan penerima mengalami peningkatan kesejahteraan hingga masuk desil 5 atau lebih tinggi, bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang memenuhi kriteria dan masuk dalam daftar tunggu.
“Kalau ada yang sudah mengalami graduasi ke atas, artinya keluar dari desil dia pada desil-desil yang 5 ke atas, ya sudah kita ganti dengan yang waiting list yang lain,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap program bantuan sosial memiliki persyaratan dan batasan desil yang berbeda. Karena itu, penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan masing-masing program agar bantuan dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan dan tingkat kesejahteraannya.
“Memang kalau bicara bantuan di insos itu kan dibatasi ada yang 1 sampai 2 saja, ada yang 1 sampai 4, ada yang 1 sampai 5 seperti itu,” lanjutnya.
Rinda menegaskan, evaluasi berkala merupakan bagian dari upaya menjaga ketepatan sasaran, bukan tanda bahwa program bantuan akan dihentikan. Dinsos Kukar tetap mempertahankan target 600 penerima bantuan permakanan pada 2026, dengan pembaruan data setiap tiga bulan agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang masih memenuhi persyaratan.
“Targetnya untuk tahun Tetap 600 kan yang permakanan itu, walaupun per 3 bulan kita evaluasi,” pungkasnya. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Wanda Iqwatul Q.


