Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Persiapan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur terus dimatangkan. Dari sisi konseptual, persiapan kegiatan keagamaan tingkat provinsi tersebut dilaporkan telah mencapai lebih dari 80 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono Kasnu, mengatakan panitia kabupaten telah memaparkan kesiapan pelaksanaan MTQ di hadapan pengurus MTQ provinsi, Kepala Kantor Wilayah, sejumlah dewan hakim, serta pengurus lainnya. Pemaparan itu menjadi bagian dari koordinasi untuk memastikan seluruh rencana penyelenggaraan dapat berjalan sesuai target.
“Kemarin, saya bersama pengurus dan panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara mendapat kesempatan untuk memaparkan persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur di hadapan pengurus MTQ provinsi, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), sejumlah dewan hakim atau dewan juri, serta pengurus lainnya,” ujar Sunggono, Rabu (21/10/2026).
Dari pertemuan tersebut, salah satu agenda penting yang disepakati ialah peninjauan lapangan oleh tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur. Tim dijadwalkan turun pada tanggal 4 untuk memeriksa kesesuaian antara laporan kesiapan yang disampaikan panitia dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Salah satu poin penting dari silaturahmi dan audiensi tersebut adalah rencana peninjauan lapangan oleh tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 4. Tim tersebut akan memastikan apakah hal-hal yang telah kami laporkan dan presentasikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.
Sunggono mengungkapkan, hasil presentasi awal mendapat tanggapan cukup positif. Menurutnya, tidak banyak koreksi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Hal ini diharapkan menjadi modal bagi panitia untuk melanjutkan persiapan teknis dan memastikan pelaksanaan MTQ berlangsung lancar.
“Alhamdulillah, dari hasil presentasi kemarin, tidak banyak koreksi yang disampaikan oleh panitia maupun LPTQ provinsi. Mudah-mudahan hal ini menjadi modal bagi kami di tingkat kabupaten untuk memastikan pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Rangkaian MTQ direncanakan dimulai pada 3 Desember 2026, diawali dengan kedatangan peserta dan proses pendaftaran. Sementara itu, kegiatan utama dijadwalkan mulai pada malam 5 Desember dan berakhir sekitar 12 Desember 2026.
“Insyaallah, rangkaian kegiatan akan dimulai pada 3 Desember, diawali dengan kedatangan peserta dan proses pendaftaran. Sementara itu, kegiatan utama direncanakan dimulai pada malam 5 Desember dan berakhir sekitar 12 Desember,” ungkap Sunggono.
Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan, panitia telah merencanakan sejumlah arena atau venue di beberapa lokasi. Arena utama akan berada di Kantor Bupati Kukar. Selain itu, terdapat tiga arena di kawasan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), ruang serbaguna DPRD, Bappeda, serta beberapa lokasi lain yang disiapkan untuk mendukung jalannya perlombaan.
Dari sisi kesiapan, Sunggono menyebut persiapan konseptual telah mencapai lebih dari 80 persen, sedangkan persiapan fisik akan mengikuti tahapan pekerjaan yang dapat dilaksanakan. Panitia juga terus mematangkan kebutuhan teknis dan rangkaian seremonial agar penyelenggaraan sesuai dengan rencana.
“Dari sisi persiapan konseptual, progresnya sudah di atas 80 persen. Adapun persiapan fisik akan menyesuaikan dengan tahapan pekerjaan yang dapat dilaksanakan. Pada prinsipnya, persiapan fisik maupun kegiatan seremonial telah direncanakan dan terus kami upayakan agar berjalan sesuai target,” tegasnya.
Selain arena dan kegiatan utama, panitia turut membahas penyediaan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keterlibatan pelaku usaha lokal diharapkan menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tersebut.
Dengan berbagai persiapan yang terus berjalan, Pemkab Kukar berharap MTQ ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur dapat terlaksana dengan baik. Peninjauan lapangan oleh tim provinsi akan menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan yang telah dipresentasikan sesuai dengan kondisi di lapangan. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Fachrizal Muliawan


