Distriknews.co, Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengembangkan potensi desa wisata dengan membumikan peran aktif masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai pengelola utama destinasi lokal. Pemerintah daerah, melalui Dinas Pariwisata (Dispar Kukar), bertindak sebagai pendamping.
Arianto, Kepala Bidang Destinasi Dispar Kukar, menekankan bahwa desa wisata bukan sekadar status, melainkan komitmen jangka panjang untuk mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Ia menjelaskan, pemerintah hanya menyediakan dukungan administratif dan pendampingan teknis, sementara inisiatif pengelolaan tetap berada di tangan warga dan Pokdarwis.
“Kami hadir untuk mendampingi warga bersama Pokdarwis yang mengambil alih penggerak utama destinasi wisata,” ujarnya. Menurutnya, kemajuan suatu desa dalam sektor pariwisata sangat ditentukan oleh inisiatif masyarakat setempat dan sistem gotong‑royong dalam mengelola destinasi.
Persiapan Pokdarwis tidak berhenti pada wisata saja. Kelompok ini juga bertugas menjaga kebersihan lingkungan, kenyamanan wisatawan, hingga merancang strategi promosi lewat media sosial dan event wisata di desa masing-masing. “Pokdarwis harus aktif, jangan warga lain hanya menonton,” tegas Arianto.
Selain itu, Dispar Kukar menyediakan pelatihan pemandu wisata, manajemen homestay, pemasaran digital, serta pendampingan branding destinasi. Pendekatan ini digunakan untuk membekali masyarakat dengan kompetensi konkret dalam mengelola wisata secara profesional.
Dalam data terbaru, Dispar Kukar mencatat kunjungan wisatawan ke Kukar mencapai sekitar 3,5 juta orang selama tiga tahun terakhir. Data ini menunjukkan pertumbuhan signifikan industri pariwisata lokal, meskipun sempat mengalami fluktuasi pasca‑pandemi.
Arianto mencontohkan Desa Pela sebagai model kolaborasi ideal antara Pokdarwis, masyarakat, dan pemerintah desa. “Di Pela, warga benar-benar memimpin, pemerintah mendukung, dan kami sebagai OPD makin semangat memfasilitasi,” ujarnya.
Menurut catatan Dispar Kukar selama libur Lebaran 2025, kunjungan wisatawan di Kukar mencapai lebih dari 105.700 orang hanya dari 17 destinasi unggulan seperti Pulau Kumala, Waduk Panji Sukarame, Pantai Tanah Merah, dan Desa Wisata Pela.
Dispar memperkuat pembentukan dan pembinaan 62 Pokdarwis sepanjang 2024 dengan SK resmi dan aktivitas yang aktif di lapangan. Rencana tahun depan adalah pendampingan lebih intensif bersama kampus seperti Jurusan Pariwisata Polnes.
Arianto berharap agar sinergi ini terus diperkuat. Dengan peran aktif masyarakat, kesiapan Pokdarwis, dan dukungan pemerintah, Desa Wisata Kukar diharapkan menjadi destinasi mandiri yang mampu bersaing di tingkat regional, memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
(Adv/DiskominfoKukar)



