Desa Kota Bangun III Wujudkan Program Drama

redaksi

Ilustrasi

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun III mempertegas komitmennya terhadap perlindungan anak dengan menerapkan program Desa Ramah Anak (Drama). Program ini diarahkan untuk membentuk lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak melalui akses pendidikan, kesehatan, dan ruang bermain yang aman dan inklusif.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, mengatakan bahwa Drama adalah wujud nyata keberpihakan desa terhadap hak-hak dasar anak. “Kami ingin anak-anak desa mendapatkan akses setara terhadap pendidikan dan ruang beraktivitas yang sehat,” ujar Lilik.

Program ini digerakkan secara kolaboratif. Tidak hanya melibatkan perangkat desa, pelaksanaan Drama juga menggandeng guru, kader Posyandu, pemuda, dan tokoh masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan sistem pendukung yang menyeluruh, dari lingkungan rumah hingga ruang publik.

Mengutip data dari dp3a.kukarkab.go.id, Kutai Kartanegara memiliki target menjadikan seluruh desa di wilayahnya sebagai Desa Ramah Anak pada 2026. Program ini sejalan dengan arahan nasional dalam memenuhi indikator Kabupaten Layak Anak (KLA), yang mensyaratkan peran aktif pemerintah desa.

Sejumlah fasilitas telah dibangun di Desa Kota Bangun III sebagai bagian dari program ini. Antara lain taman bermain edukatif, ruang olahraga, galeri seni anak, serta area pembelajaran berbasis lingkungan. Kegiatan seperti menggambar bersama, permainan tradisional, dan diskusi nilai sosial juga digelar rutin untuk mendorong kreativitas dan karakter anak.

“Pembelajaran berbasis permainan terbukti efektif. Anak-anak tidak hanya belajar kognitif, tapi juga nilai sosial dan kebersamaan,” jelas Lilik.

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar juga mencatat bahwa program seperti ini berkontribusi pada penurunan angka kekerasan terhadap anak di wilayah pedesaan. Lingkungan yang aman dan suportif dinilai mampu mengurangi risiko perlakuan negatif terhadap anak.

Lilik menegaskan bahwa Desa Kota Bangun III ingin menjadi pelopor desa yang ramah anak dan menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di Kukar. “Kami ingin membuktikan bahwa perlindungan anak bisa dimulai dari desa, dengan pendekatan yang konkret dan partisipatif,” ucapnya.

(Adv/DiskominfoKukar)

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?