Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan pentingnya evaluasi pembangunan melalui Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Caturwulan I Tahun 2025. Agenda ini digelar di Aula Bappeda Kukar, Senin (2/6/2025), dan dipimpin langsung oleh Sekda Kukar, H Sunggono.
Rakordal menjadi forum reflektif antara pencapaian target kegiatan fisik dan realisasi belanja publik. Fokus utama rapat kali ini adalah meninjau capaian empat bulan pertama dan menentukan penyesuaian RKPD agar tetap sesuai konteks perkembangan dan tantangan saat ini.
Sekda Kukar menyampaikan bahwa meski capaian cukup memadai, efisiensi mendesak dibutuhkan di tengah defisit anggaran. Penyesuaian RKPD menjadi langkah strategis untuk menjaga orientasi pelaksanaan APBD pada pendanaan yang tepat dan berbasis kinerja.
Rakordal juga menekankan bahwa kebijakan berikutnya akan dipicu oleh evaluasi mendalam. “Rakordal bukan sekadar rapat rutin. Proses evaluasinya menjadi tolok ukur presisi perencanaan dan akuntabilitas penggunaan APBD,” ujar Sunggono.
Kepala Bappeda Kukar, Vanessa Vilna, menambahkan bahwa Rakordal bertujuan merumuskan koreksi kebijakan operasional. Hasilnya akan menjadi landasan bagi perubahan RKPD dan penyusunan APBD Perubahan, agar anggaran yang tersedia bisa dimanfaat secara efektif.
Menurut dokumen LKjIP Kutai Kartanegara, realisasi persentase anggaran realokasi dalam APBD tahun 2024 mencapai 18,74% atau 116,4% dari target 16,1% target alokasi anggaran daerah. Fakta ini menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan anggaran menjadi penekanan penting dalam evaluasi pembangunan.
Melalui pendekatan evaluatif, pemetaan kendala, dan penyesuaian kebijakan, Pemkab Kukar berharap pembangunan berjalan semakin efisien, efektif, dan akuntabel. Kepala OPD diharapkan segera menindaklanjuti hasil Rakordal dengan menyusun rencana aksi internal agar prioritas pembangunan tetap relevan sepanjang tahun.
(Adv/DiskominfoKukar)


